Tampilkan postingan dengan label Automotive. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Automotive. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Juni 2010

Jangan Kalah dari Menteri

PDF Print
Wednesday, 16 June 2010
ANDAcemburu dengan fasilitas mobil para menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II yang makin mewah, Toyota Crown Royal Saloon? Jangan lagi,sebab Anda bisa melebihi para menteri jika memiliki Toyota Crown Royal Saloon versi facelift.

Walaupun Toyota-Astra Motor pernah mengaku tidak punya rencana untuk memasarkan Toyota Crown Royal Saloon,bukan berarti Anda tidak punya peluang untuk merasakan sensasi berkendara seperti yang dirasakan para menteri kita.Nyatanya, peluang untuk mendapatkan mobil tersebut justru terbuka lebar.Bahkan mobil yang Anda dapatkan jauh berbeda dengan mobil yang digunakan para menteri. Ya,Toyota Crown Royal Saloon yang Seputar Indonesia temukan memang sedikit mengalami perubahan. Salah satu yang paling mencolok adalah logo mahkota yang ada di depan.Logo ini jauh lebih menonjol dibanding versi sebelumnya.

Meski tidak ada perubahan di bagian lampu depan, perubahan signifikan justru dilakukan di lampu bagian belakang. Selain itu, body kit yang ada di Toyota Crown Royal Saloon facelift jauh terlihat lebih sporty ketimbang Toyota Crown Royal Saloon yang dikendarai para menteri. Jadi,jika Anda memiliki mobil ini, tentu akan lebih terlihat dinamis ketimbang versi sebelumnya. “Selain itu,dashboard versi terbaru itu memiliki two tone color.Kalau yang lama itu modelnya kayu,” ujar Manager Antoncarz,Antonius Toni. Lalu bagaimana dengan fitur yang diandalkan di versi facelift? Hampir tidak berbeda dengan versi sebelumnya,mobil ini dilengkapi dengan sistem navigasi satelit 3D yang dikendalikan oleh GBOOK.

Ini fitur khas yang hanya dimiliki Crown. Dengan fitur tersebut, peredaman suspensi bekerja secara otomatis sesuai dengan kondisi permukaan jalan. Misalnya, jika ada lubang atau polisi tidur,maka peredam suspensi akan berubah. Begitu juga ketika membelok.Pengemudi tak perlu repot menekan tombol. Inilah kehebatan teknologi yang disebut Toyota dengan VDIM atau Vehicle Dynamics Integrated Management. Bahkan, perpindahan gigi bisa diatur sendiri. Komputer mobil akan mengaktifkan efek pengereman mesin ketika mendekati gerbang tol. Radar yang digunakannya sangat presisi dan bisa mengukur sampai ke tingkat milimeter. Konsumsi bahan bakarnya, diklaim Toyota,mencapai 11,8 km/liter. Juga ada night vision system yang mendeteksi pejalan kaki melalui kamera inframerah jarak dekat.

Tambahan lain adalah intelligent parking assist systemuntuk membantu pengemudi agar mudah parkir dengan berbagai posisi. Utamanya parkir sejajar! Bahkan, pengemudi diberi tahu lewat suara, besarnya putaran setir. “Terakhir masih ada radar precrash, yakni sistem peringatan jika mobil yang kita kendarai terlalu dekat dengan kendaraan di depannya atau orang yang tengah melintas,” ujar Antonius Toni. Tertarik untuk menyaingi para Menteri? Bisa saja jika Anda mau mengeluarkan uang Rp1,3 miliar (on the road).(wahyu sibarani)

Kompetitor

Dalam keluarga Crown yang terdiri atas 5 varian, kastanya adalah Century (tertinggi), Majesta, Crown Athlete,Royal, dan standar sedan (paling bawah). Crown Athlete adalah sedan mewah dengan penampilan sporty. Crown yang dipakai para menteri adalah generasi ke-13. Toyota Crown Royal Saloon ini sekelas dengan BMW Seri 5 (530), Mercedes E-Class, dan Audi A6 (dari Jerman).Adapun di Jepang, kompetitornya adalah Honda Legend dan Nissan Fuga. (wahyu sibarani) 
 
http://www.seputar-indonesia.com

Terpilih Sebagai Mobil Paling Atraktif di Eropa

PDF Print
Wednesday, 16 June 2010
MAJALAHAutoBild Jerman barubaru ini menetapkan Mercedes- Benz SLS AMG sebagai mobil paling atraktif di Eropa.


Penetapan itu berdasarkan polling yang dilakukan AutoBild kepada 100.000 pembaca. Untuk polling ini Auto- Bild memberikan 103 pilihan mobil- mobil baru. Namun dari ratusan mobil tersebut, pembaca AutoBild berketetapan hati bahwa Mercedes-Benz SLS AMG merupakan mobil yang paling mencuri perhatian publik Eropa.Mercedes-Benz sendiri memang mendominasi polling tersebut. Sebab, untuk posisi runner-up berhasil diraih oleh Mercedes- Benz E-Class Cabriolet.Sementara untuk mobil concept car paling mutakhir diraih oleh Mercedes- Benz F-800 Style.

Sementara untuk SLS AMG, prestasi tersebut merupakan salah satu dari rentetan prestasi yang mereka raih sebelumnya. Beberapa penghargaan yang berhasil diraih SLS AMG di antaranya adalah Red Dot Design Award,IF Product Design Award 2010, Golden Steering Wheel 2009 (AutoBild dan Bild am Sonntag), Best Cars Auto Motor und Sport, Auto Trophy 2009, Design Trophy Auto Zeitung,TOPauto 2010, Best New Product 2009 Frankfurt International Motor Show,GT Car of the Year dari Top Gear, dan Best Dream Machine TV’s MotorWeek Driver’s Choice Award,Amerika Serikat. Desainer Kepala Mercedes- Benz, Gorden Wagener, mengaku bangga dengan prestasi tersebut. Menurutnya, desain yang diciptakan Mercedes-Benz selalu diusahakan untuk menciptakan tren bagi masa depan.

“Kami selalu memastikan agar mobil yang kami ciptakan terlihat sporty. SLS AMG, EClass Cabriolet,dan F 800 Style menunjukkan kesempurnaan desain kami,”ujar Gorden Wagener. (wahyu sibarani) 
 
http://www.seputar-indonesia.com

On Road Oke,Off Road Yes

PDF Print
Wednesday, 16 June 2010
ImageSEGALA MEDAN: New suzuki SX-4 diajak melibas jalur light off-road di Gunung Pancar, Sentul, Jawa Barat, Sabtu (12/6) lalu. Mobil yang mengalami minor change ini cukup tangguh untuk diajak berkotor-kotor.

SUZUKISX-4 sangat diminati masyarakat karena mobil jenis ini sungguh cocok dengan kondisi jalan di Indonesia. Tidak heran,Suzuki SX-4 kerap dijuluki raja segala medan. Pantaskah julukan itu?

Untuk membuktikan pantas atau tidaknya julukan tersebut, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memberikan kesempatan kepada Seputar Indonesia untuk menguji New Suzuki SX-4 di acara bertajuk Night Rally with New SX-4, Sabtu (12/6) lalu. New Suzuki SX-4 sendiri tidak memiliki perubahan yang signifikan dari versi sebelumnya. Perubahan lain adalah gril model sarang lebah dengan ukuran lebih besar dan motif pelek, kini palang lima. Selanjutnya pada interior ditambahkan speaker bass di dashboard tengah, tombol audio pada setir dengan pencahayaan.Juga informasi pada meter kombinasi makin lengkap dengan konsumsi pemakaian bahan bakar.

Terakhir,fitur-fitur yang benarbenar berbeda adalah lampu depan tipe high intensity discharge (HID) atau dikenal dengan xenon, yang disertai dengan autolevelling. Dengan fitur ini, lampu yang mengeluarkan cahaya putih dan lebih terang dibandingkan dengan halogen tidak menyilaukan pengemudi dari depan. Pasalnya, ketinggian sorotan lampu berubah dengan posisi ketinggian mobil dan beban yang ada di dalamnya. Misalnya,kalau muatan di belakang bertambah, biasanya menyebabkan sorotan lampu jadi tinggi. Namun dengan autolevelling, lampu diset kembali sesuai dengan standar semula. Nah, sesuai dengan tema pengujian Night Rally with New Suzuki SX-4,fitur terakhir inilah yang hendak dibuktikan ketangguhannya.

Berdasarkan undangan yang Seputar Indonesia terima, mobil New Suzuki SX-4 itu akan diuji melalui tiga metode,yakni on road, off road, dan night rally. Jadi, julukan raja segala medan yang dipegang mobil ini memang dipertaruhkan. Direktur Marketing Sales PT SIS Hendro Nugroho mengatakan, rute Jakarta-Gunung Pancar-Jakarta hampir sama ganasnya dengan rute test driveSuzuki SX-4 versi pertama tahun lalu yakni di Makassar- Manado.“Setelah kami observasi, rute yang paling mirip dengan Manado-Makassar itu memang setidaknya ada di Jakarta ke Gunung Pancar,”kata Heru. Diketahui,Gunung Pancar adalah Taman Wisata Alam yang dimiliki Kementerian Kehutanan. Lokasinya terletak hanya 10 km dari Pintu Tol Sentul Selatan.

Ada dua opsi jalan ke Gunung Pancar,yakni lewat Desa Babakan Madang dan langsung tembus ke Desa Karang Tengah lewat perumahan Sentul City. Setelah mendengarkan briefing, PT SIS akhirnya menyerahkan mobil bertransmisi manual kepada Seputar Indonesia. Tepat pukul 11.00 WIB,Seputar Indonesia akhirnya memulai sesi pengujian.

On Road Test

Sesi on road testdimulai setelah Seputar Indonesia meninggalkan gedung Wisma Indomobil di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur. Mobil langsung diarahkan masuk ke tol Jagorawi menuju pintu tol Sentul. Di dalam jalan bebas hambatan itulah New Suzuki SX-4 belum bisa dipacu dengan maksimal mengingat kondisi tol dalam kota masih padat merayap. Kemacetan pun terasa tidak terlalu mengganggu, sebab transmisi manual yang digunakan Seputar Indonesia menggunakan pedal kopling yang ringan. Namun selepas tol dalam kota, pengujian sesi on road testbaru benar-benar dimulai.

Tidak berbeda dengan versi sebelumnya, New Suzuki SX-4 memang memberikan performa yang patut diacungi jempol. Hentakan gas yang sangat responsif membuat laju kendaraan benar-benar terasa ringan.Saking asyiknya melaju, spedometer justru sudah menunjukkan angka pada 140 kilometer per jam. Tenaga maksimum 100 daya kuda pada 6.000 rpm dan torsi puncak sebesar 133 Nm di 4.000 rpm membuat akselerasi New Suzuki SX-4 terbilang responsif.

Off Road Test

Setelah keluar dari pintu tol Sentul, session off road test belum langsung dimulai. Jalur Sentul hingga desa Babakan Madang masih tergolong mulus. Meski ada beberapa hambatan, berupa jembatan yang sedikit longsor di Babakan Madang,itu tidak membuat laju New SX-4 jadi terhambat. Begitu juga ketika Seputar Indonesiasampai di Taman Wisata Alam Gunung Pancar.Perjalanan semakin menyenangkan karena jalan di lokasi wisata tersebut terhitung sangat mulus karena beraspal. Namun, pengalaman mengasyikkan itu langsung berakhir ketika Seputar Indonesia membelokkan New Suzuki SX-4 menuju resor Giri Tirta.

Di sinilah session off road test benar-benar dimulai. Jalur yang dihadapi benar-benar berbeda 180 derajat dengan jalur yang ditempuh semula. Untuk catatan saja, sedikit sekali kendaraan, baik itu mobil atau motor yang melintasi jalan ini.Wajar, karena jalur yang dihadapi memang benar-benar off road mulai dari tanah liat, bebatuan, hingga kondisi jalan yang cukup curam. Beruntung, New Suzuki SX-4 memiliki ban berukuran besar dan ground clearanceyang cukup tinggi, 175 milimeter. Jadi, Seputar Indonesiacukup percaya mobil ini mampu melintasi jalur tersebut tanpa hambatan.Di tahap-tahap awal seperti yang diharapkan New Suzuki SX-4 memang mampu melibas kondisi rute yang cukup ganas itu dengan baik.

Namun, ada sedikit hambatan ketika ban mobil tiba-tiba menggantung di salah satu rute dengan tanjakan yang cukup ekstrem. Sistem pemutar roda depan,membuat tenaga dorongan sedikit berkurang. Akibatnya, mobil terpaksa sedikit dimundurkan guna mendapatkan posisi yang ideal untuk melewati tanjakan tersebut.

Night Rally

Tes night rally adalah tes terakhir dan paling utama dari uji kendaraan yang Seputar Indonesia lakukan. Diketahui salah satu fitur utama yang paling diandalkan di New Suzuki SX-4 adalah lampu HID yang dapat disesuaikan dengan kondisi beban kendaraan (autolevelling). Sesi pengujian sengaja dilakukan pada pukul 18.00 WIB. Di waktu tersebut, kondisi jalan memang benar-benar cukup gelap mengingat tidak adanya penerangan jalan dari Giri Tirta menuju pintu keluar TWA Gunung Pancar. Untuk catatan, kondisi pengujian ini juga dilakukan dengan kondisi jalan yang off road yang semakin ekstrem.Jalur yang dipakai untuk keluar adalah jalur masuk yang telah dijalani sebelumnya namun menjadi lebih berat karena sore harinya TWA Gunung Pancar diguyur hujan lebat.

Jadi, kondisi jalan berbatuan akan semakin licin sedangkan kondisi jalan tanah liat akansemakinberatuntukditempuh. Namun, hambatan seperti itulah yang memang diharapkan untuk menguji ketangguhan ketika pertama kali dijalankan, lampu HID benar-benar membantu menerangi kondisi jalan yang gelap gulita. Pendaran lampu mampu menyinari sudut-sudut gelap yang seharusnya tidak dapat dijangkau. (wahyu sibarani)