Tampilkan postingan dengan label Community. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Community. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Juni 2010

Kampanye Bersepeda Sambil Bugil

Kampanye Bersepeda Sambil Bugil
 
ITDP Mexico/Hector Puebla 

Mexico City, Sabtu
Aktivis lingkungan dan perlindungan hak binatang di Meksiko mengadakan kampanye yang sangat menarik perhatian pada Sabtu (12/6). Caranya adalah berkeliling kota Mexico City dalam keadaan bugil. Wow!
Biarpun bugil, mereka berusaha agar kampanye itu tidak berubah menjadi tontonan porno. Maka beberapa peserta menutupi bagian-bagian intim mereka menggunakan "ekor kelinci", atau mencat tubuh mereka dengan motif seperti sapi. Ada juga yang "mengalingi" bagian intimnya dengan plakat kampanye bertuliskan "Jangan Makan Saya" dan "Saya Butuh Kulit Saya".
Sepeda menjadi sarana kampanye, karena para aktivis tersebut juga ingin mempromosikan sepeda sebagai alat transportasi di kota Mexico City yang terkenal sebagai salah satu kota paling terpolusi di dunia.
Salah satu aktivis, Armando Monroa, mengatakan dia kampanye bugil untuk memperlihatkan bagaimana agresifnya para pengendara di Meksiko. "Bagaimana rentannya tubuh manusia dibandingkan kendaran-kendaraan yang beratnya berton-ton itu," katanya.
Untungnya saat ini semakin banyak masyarakat Meksiko yang sadar dengan manfaat bersepeda. Jumlah pesepeda semakin meningkat, dan pemerintah setempat mendukung perubahan ini dnegan menyediakan 1.100 sepeda sewa yang bisa digunakan siapa saja di 85 stasiun di seantero kota. (AP/ink)

Berolahraga Sembari Jadi Pelestari Sepeda Ontel

Koempoelan Ontel Medang (KOM)


Warta Kota/Agung Nugroho 
Dibaca : 134 kali | Komentar: 1
BEROLAHRAGA sekaligus melestarikan sepeda ontel. Itulah niatan sekumpulan bapak-bapak di Perumahan Medang Lestari, Pagedangan, Tangerang, Banten tergabung dalam komunitas dengan sebutan Koempoelan Ontel Medang (KOM).
Ya, anggota Koempoelan Ontel Medang (KOM) itu menjadi salah satu dari sekian penggowes sepeda yang memeriahkan "Bike to Heritage & Festival Soto" di pelataran Musium Fatahilah, Jakarta, Minggu (6/6).
"Kita ini awalnya main sepeda sama seperti peserta acara ini. Tapi ternyata nggak seru. Akhirnya kita sepakat main di ontel saja kan sama-sama ngenjot juga. Tapi di sini ontel punya nilai tambah, selain olahraga juga punya nilai seni dan budaya, dalam hal ini melestarikan sepeda ontel," kata Bambang BY selaku koordinator KOM kepada Warta Kota di sela-sela acara tersebut.
Bambang menambahkan nilai plus dari ontel harganya juga tak kalah dari sepeda modern, bahkan ontel harga bisa mencapai puluhan juta rupiah. Sepeda yang dipakai dalam komunitas ontel mereka di antaranya, Simplex, Reli, Gazele, Hammer, Westring, Deluxe, dan Phonix.
"Seperti Gazele bisa Rp 15 juta, Simplex bisa Rp 5 jutaan," katanya.

Koempoelan Ontel Medang usianya baru 4 bulan. Meski terbilang baru seumur jagung komunitas ontel ini memiliki 30 anggota. Anggotanya bapak-bapak Perumahan Medang Lestari. Anggotanya memiliki profesi beragam, mulai dari PNS, pegawai swasta, dosen, akuntan publik, hingga pedagang.
KOM memiliki agenda rutin bertemu alias kopi darat. Setiap Sabtu malam minggu sekitar pukul 21.00 mereka 'nongkrong' sejenak untuk membahas rencana kegiatan mereka.
Di balik nggowes sepeda ontel yang mereka lakoni, nilai kebersamaan menjadi bagian penting dalam komunitas ini. "Biasa waktu jadwal ngumpul membahas, misal besok minggu pagi mau jalan ke mana? Juga kalau ada hal-hal berkaitan dengan anggota biasa kita bahas, seperti ada yang sakit atau apa saja yang menyangkut kebersamaan tadi," papar Bambang.
Dia menambahkan, bila ada anggota yang sakit dan ada yang perlu di bantu biasanya mereka secara spontanitas urunan alias saweran. "Berapa dana yang dibutuhkan kita urunan semampu kita," katanya.
Stroke membaik
Manfaat mengontel sepeda jadul ini dirasakan para anggota KOM. Selain badan jadi sehat juga stres jadi hilang. Bahkan ada anggotanya KOM yang sebelumnya menderita hipertensi terkena stroke ringan, semenjak rajin ngontel stroke membaik.
"Saya kena stroke pipi saya sempat agak merot. Alhamdullilah rajin ngontel jadi membaik, pipi saya bisa kembali normal dan tensi (tekanan darah) saya jadi stabil," kata Andung Kriswondo.
Koempoelan Ontel Medang (KOM) juga memiliki ciri khas, bila ada event tertentu, anggota KOM akan mengenakan pakaian seragam khusus, yakni seragam Tentara Pelajar (TP) lengkap topi pet. "Seragam yang kita pakai Tentara Pelajar dari Brigade 17," kata Andung diamini rekannya yang lain.
Dan untuk sekadar ngontel bareng setiap hari minggu pagi mereka cukup mengenakan kostum dari daerah-daerah, misalnya celana pangsi dipadu atasan baju lurik/surjan. (Agung Nugroho)

http://wartakota.co.id

Sekretariat KOM
Perum Medang Lestari
Blok B IV A 19, Pagedangan, Tangerang
Telp : (021) 5465810

Warta Kota Ikut Jelajah Sepeda

Kompas Images/Fikria Hidayat 
Dibaca : 29 kali | Komentar: 0
Palmerah, Warta Kota
Harian Warta Kota bergabung dalam Tim Jelajah Sepeda Surabaya-Jakarta menempuh perjalanan panjang bersepeda 1.100 kilometer.
Kegiatan untuk menyemarakkan Tahun Bersepeda 2010 dan memeriahkan HUT ke-45 Kompas itu dimulai 23 Juni di depan Kompas Gramedia Expo Surabaya dan berakhir di halaman kantor Kompas Gramedia (KG) Jakarta, 4 Juli 2010.
Ketua Panitia Jelajah Sepeda Surabaya-Jakarta Tjahja Gunawan Diredja, Selasa (15/6), mengatakan, kegiatan bersepeda dipilih untuk mewujudkan keinginan bersama mengurangi polusi kendaraan dan kemacetan lalu lintas terutama di kota-kota besar di Indonesia.
"Di setiap kota, kita mengajak komunitas bersepeda setempat agar kegiatan bersepeda semakin berkembang," tuturnya dalam keterangan pers di Bentara Budaya Jakarta.
Tim beranggotakan 30 orang terdiri dari sepuluh perwakilan karyawan KG, termasuk Warta Kota, sepuluh perwakilan komunitas sepeda di beberapa kota, dan sepuluh pebalap veteran Polygon.
Menurut Tjahja, pelibatan komunitas sepeda dari berbagai daerah sesuai dengan tema yang diusung HUT Kompas kali ini, yaitu 'Merajut Nusantara'.
Selain 30 orang yang akan bersepeda secara penuh dari Surabaya ke Jakarta, pihak kepolisian juga mengikutsertakan 10 polisi yang akan bersepeda secara bergantian di 12 kota yang akan dilintasi tim.
Tim pesepeda dari kepolisian ikut serta dalam kegiatan ini untuk merayakan HUT ke-64 Polri pada 1 Juli 2010.
Adapun rute yang akan ditempuh adalah Surabaya-Malang-Trenggalek-Pacitan-Solo-Yogyakarta-Semarang-Pekalongan-Cirebon-Bandung-Bogor-Jakarta.
Di setiap kota yang dilewati, anggota komunitas sepeda setempat juga bisa ikut serta bersepeda bersama sampai batas kota masing-masing.
Sekitar dua bulan sebelum kegiatan jelajah sepeda ini dimulai, anggota tim dari perwakilan komunitas sepeda dan karyawan KG menjalani latihan bersama dan tes kesehatan bersama dokter spesialis olahraga, dr Hario Tilarso dari RS Internasional Bintaro. (Max Agung Pribadi/Ahmad Sabran)

http://wartakota.co.id