Tampilkan postingan dengan label International. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label International. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Juni 2010

Lokasi Belanja Favorit WNI di Singapura Teredam Air

Rabu, 16 Juni 2010 - 13:25 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Fajar Nugraha - Okezone
Banjir di Singapura (Foto: The Straits Times)
SINGAPURA - Hujan deras yang melanda Singapura selama hari ini menimbulkan banjir di beberapa wilayah. Air bahkan memenuhi kawasan perbelanjaan Orchard Road, yang menjadi tempat favorit warga Indonesia jika mengunjungi Singapura.
Sebagian besar wilayah pusat Kota Singapura tampak dipenuhi air, khususnya daerah Orchard Road dan Rochor yang dipenuhi dengan air setinggi hingga setengah meter. Air yang memenuhi persimpangan Orchard dan Scotts, menimbulkan kemacetan di wilayah padat tersebut. Demikian dilansir The Straits Times, Rabu (16/6/2010).
Sementara wilayah lain di negeri singa tersebut seperti Coronation Road West, Fourth Avenue, Kings Road, Kheam Hock Road juga turut terkena imbas akibat banjir ini. Lalu lintas di wilayah-wilayah tersebut tampak lumpuh. Polisi yang dibantu warga setempat, berusaha membantu para pengemudi yang kendaraannya terjebak dalam banjir.
Badan Cuaca Nasional Singapura melaporkan jika curah hujan di Singapura turun cukup deras pagi hari ini. Dilaporkan curah hujan yang mencapai 100 milimeter ini, mengganggu aktifitas ekonomi setempat. 
Khusus wilayah Orchard Road yang biasanya dipenuhi warga Indonesia yang berbelanja, tentunya menjadi kendala tersendiri bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktunya untuk belanja. 
(faj)

http://international.okezone.com

Si Pengincar Kepala Osama Ternyata Kuli

Rabu, 16 Juni 2010 - 12:08 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Hermanto - Okezone
Foto: Telegraph
PAKISTAN - Seorang buruh bangunan alias kuli dari California, Amerika Serikat saat ini ditah an di wilayah utara Pakistan pada saat menjalankan misi untuk membunuh Osama bin laden untuk menjalankan misi balas dendam atas serangan terorisme yang terjadi 11 September lalu.

Gary Brooks Faulkner 52 tahun, dijuluki sebagai 'Rambo' di kampung halamannya, ditangkap dengan perlengkapannya seperti teropong malam, pistol, pisau dan pedang sepanjang 40 inci yang diyakini untuk memenggal kepala Osama.

Faulkner yang beragama Kristen membawa buku keagamaan yang berisikan ajarannya. Dia juga membawa obat-obatan untuk merawat penyakit darah tinggi dan juga gangguan ginjalnya.

Calon penjagal Osama tersebut berangkat dari California dan tiba di Pakistan dengan menggunakan visa turis sebelum membeli persenjataannya.

Dia tiba di Bumburate, sebuah kota di wilayah pegunungan Chitral pada tiga Juni dan diyakini itu merupakan perjalanannya untuk yang ke tujuh kalinya ke Pakistan dan ke tiga kalinya ke Chitral.

Polisi pun menugaskan seorang penjaga untuk mengawasinya karena sangat tidak biasa ada seorang turis Amerika, tapi ketika tengah malam dia melarikan diri, pencarian pun dilakukan.

Dia pun ditemukan 10 jam kemudian di wilayah pegunungan di dalan hutan sembilan mil dekat perbatasan dengan Afghanistan. Dia berusaha untuk melewati perbatan ke Afghanistan.

Menurut intelejen Pakistan, Faulkner mengatakan "Jangan mendekat atau akan aku tembak!" tapi akhirnya dia menyerahkan diri, seperti dilansir Telegraph, Rabu (16/6/2010).

Dia mengatakan kepada petugas keamanan bahwa dia sedang menjalankan misi untuk membunuh Osama.

"Tuhan bersama saya, dan saya yakin bahwa saya akan bisa membunuhnya," ujarnya.

Faulkner sedianya menuju wilayah timur Afghan dari Nuristan, lokasi yang diyakini keberadaan Osama, kepalanya pun bernilai USD25 juta atau sekira Rp229 miliar.

Faulkner adalah orang Amerika pertama yang masuk ke wilayah Pakistan dan Afghanistan untuk menghancurkan Al-Qaeda.

 
(rhs)

http://international.okezone.com

Laporan FBI Sebut Mantan Presiden AS Pesta Seks

Rabu, 16 Juni 2010 - 01:19 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Anton Suhartono - Okezone
John F Kennedy (Foto: easypedia)
WASHINGTON - Skandal seks yang melibatkan Presiden Amerika Serikat terungkap dalam dokumen Biro Investigasi Federal (FBI).

FBI mengungkap pesta seks yang melibatkan Presiden John F Kennedy beserta para saudaranya, Marlyn Monroe, serta Frank Sinatra.
 
Laporan itu kemudian dilansir surat kabar New York Post. Dalam laporan yang didasarkan pada informasi seorang mafia itu disebutkan kelompok mafia menggunakan wanita penghibur, yang disuplai Frank Sinatra, untuk melayani Kennedy bersaudara di New York pada Juli 1965. Ini sengaja dilakukan untuk membuat malu keluarga Kennedy.
 
Perempuan-perempuan penghibur itu “diposisikan dalam situasi yang mencurigakan” dengan Robert, Ted Kennedy, dan kakak ipar mereka, aktor Peter Lawford.
 
Menurut seorang informan, hal ini dilakukan untuk merusak nama baik keluarga Kennedy. Pasalnya Robert Kennedy telah mendeklarasikan perang terhadap kelompok-kelompok pelaku kejahatan. Robert menjabat sebagai Jaksa Agung AS periode 1961 sampai 1964. Namun FBI tidak melakukan penyelidikan atas klaim tersebut.

Laporan itu merupakan bagian dari isi dokumen setebal 2.352 halaman yang diungkap FBI belum lama ini.
Dokumen didapat setelah kematian Ted Kennedy pada Agustus tahun lalu akibat kanker.

Laporan dimulai dengan pemaparan rencana yang dipaparkan oleh informan terhadap kantor FBI di Milwaukee. FBI menambahkan pernyataan tanpa tanda tangan itu juga diakui oleh sala hsatu yang hadir dalam pesta seks itu, seorang jutawan dari Manhattan.
 
“Dilaporkan bahwa Jacqueline Hammond, usia 40 tahun, mempertimbangkan informasi pesta seks tersebut,” demikian tertulis dalam laporan.
 
Di antara yang hadir dalam pesta seks itu adalah John F Kennedy, Ted Kennedy, Marlyn Maonroe, Frank Sinatra, Sammy Davis Junior, Lawford dan istrinya, dan Patricia Kennedy.

Dalam laporan itu diindikasikan bahwa informasi Hammond, telah bercerai dengan salah satu duta besar AS, itu dapat dipercaya.

Namun, dalam ringkasan laporan FBI pusat dinyatakan bahwa biro federal tidak mengkatagorikan laporan FBI Milwaukee dan Hammond, sebagai informasi yang ‘solid’.
(ton)

international.okezone.com