Kamis, 17 Juni 2010

Jangan Kalah dari Menteri

PDF Print
Wednesday, 16 June 2010
ANDAcemburu dengan fasilitas mobil para menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II yang makin mewah, Toyota Crown Royal Saloon? Jangan lagi,sebab Anda bisa melebihi para menteri jika memiliki Toyota Crown Royal Saloon versi facelift.

Walaupun Toyota-Astra Motor pernah mengaku tidak punya rencana untuk memasarkan Toyota Crown Royal Saloon,bukan berarti Anda tidak punya peluang untuk merasakan sensasi berkendara seperti yang dirasakan para menteri kita.Nyatanya, peluang untuk mendapatkan mobil tersebut justru terbuka lebar.Bahkan mobil yang Anda dapatkan jauh berbeda dengan mobil yang digunakan para menteri. Ya,Toyota Crown Royal Saloon yang Seputar Indonesia temukan memang sedikit mengalami perubahan. Salah satu yang paling mencolok adalah logo mahkota yang ada di depan.Logo ini jauh lebih menonjol dibanding versi sebelumnya.

Meski tidak ada perubahan di bagian lampu depan, perubahan signifikan justru dilakukan di lampu bagian belakang. Selain itu, body kit yang ada di Toyota Crown Royal Saloon facelift jauh terlihat lebih sporty ketimbang Toyota Crown Royal Saloon yang dikendarai para menteri. Jadi,jika Anda memiliki mobil ini, tentu akan lebih terlihat dinamis ketimbang versi sebelumnya. “Selain itu,dashboard versi terbaru itu memiliki two tone color.Kalau yang lama itu modelnya kayu,” ujar Manager Antoncarz,Antonius Toni. Lalu bagaimana dengan fitur yang diandalkan di versi facelift? Hampir tidak berbeda dengan versi sebelumnya,mobil ini dilengkapi dengan sistem navigasi satelit 3D yang dikendalikan oleh GBOOK.

Ini fitur khas yang hanya dimiliki Crown. Dengan fitur tersebut, peredaman suspensi bekerja secara otomatis sesuai dengan kondisi permukaan jalan. Misalnya, jika ada lubang atau polisi tidur,maka peredam suspensi akan berubah. Begitu juga ketika membelok.Pengemudi tak perlu repot menekan tombol. Inilah kehebatan teknologi yang disebut Toyota dengan VDIM atau Vehicle Dynamics Integrated Management. Bahkan, perpindahan gigi bisa diatur sendiri. Komputer mobil akan mengaktifkan efek pengereman mesin ketika mendekati gerbang tol. Radar yang digunakannya sangat presisi dan bisa mengukur sampai ke tingkat milimeter. Konsumsi bahan bakarnya, diklaim Toyota,mencapai 11,8 km/liter. Juga ada night vision system yang mendeteksi pejalan kaki melalui kamera inframerah jarak dekat.

Tambahan lain adalah intelligent parking assist systemuntuk membantu pengemudi agar mudah parkir dengan berbagai posisi. Utamanya parkir sejajar! Bahkan, pengemudi diberi tahu lewat suara, besarnya putaran setir. “Terakhir masih ada radar precrash, yakni sistem peringatan jika mobil yang kita kendarai terlalu dekat dengan kendaraan di depannya atau orang yang tengah melintas,” ujar Antonius Toni. Tertarik untuk menyaingi para Menteri? Bisa saja jika Anda mau mengeluarkan uang Rp1,3 miliar (on the road).(wahyu sibarani)

Kompetitor

Dalam keluarga Crown yang terdiri atas 5 varian, kastanya adalah Century (tertinggi), Majesta, Crown Athlete,Royal, dan standar sedan (paling bawah). Crown Athlete adalah sedan mewah dengan penampilan sporty. Crown yang dipakai para menteri adalah generasi ke-13. Toyota Crown Royal Saloon ini sekelas dengan BMW Seri 5 (530), Mercedes E-Class, dan Audi A6 (dari Jerman).Adapun di Jepang, kompetitornya adalah Honda Legend dan Nissan Fuga. (wahyu sibarani) 
 
http://www.seputar-indonesia.com

Terpilih Sebagai Mobil Paling Atraktif di Eropa

PDF Print
Wednesday, 16 June 2010
MAJALAHAutoBild Jerman barubaru ini menetapkan Mercedes- Benz SLS AMG sebagai mobil paling atraktif di Eropa.


Penetapan itu berdasarkan polling yang dilakukan AutoBild kepada 100.000 pembaca. Untuk polling ini Auto- Bild memberikan 103 pilihan mobil- mobil baru. Namun dari ratusan mobil tersebut, pembaca AutoBild berketetapan hati bahwa Mercedes-Benz SLS AMG merupakan mobil yang paling mencuri perhatian publik Eropa.Mercedes-Benz sendiri memang mendominasi polling tersebut. Sebab, untuk posisi runner-up berhasil diraih oleh Mercedes- Benz E-Class Cabriolet.Sementara untuk mobil concept car paling mutakhir diraih oleh Mercedes- Benz F-800 Style.

Sementara untuk SLS AMG, prestasi tersebut merupakan salah satu dari rentetan prestasi yang mereka raih sebelumnya. Beberapa penghargaan yang berhasil diraih SLS AMG di antaranya adalah Red Dot Design Award,IF Product Design Award 2010, Golden Steering Wheel 2009 (AutoBild dan Bild am Sonntag), Best Cars Auto Motor und Sport, Auto Trophy 2009, Design Trophy Auto Zeitung,TOPauto 2010, Best New Product 2009 Frankfurt International Motor Show,GT Car of the Year dari Top Gear, dan Best Dream Machine TV’s MotorWeek Driver’s Choice Award,Amerika Serikat. Desainer Kepala Mercedes- Benz, Gorden Wagener, mengaku bangga dengan prestasi tersebut. Menurutnya, desain yang diciptakan Mercedes-Benz selalu diusahakan untuk menciptakan tren bagi masa depan.

“Kami selalu memastikan agar mobil yang kami ciptakan terlihat sporty. SLS AMG, EClass Cabriolet,dan F 800 Style menunjukkan kesempurnaan desain kami,”ujar Gorden Wagener. (wahyu sibarani) 
 
http://www.seputar-indonesia.com

On Road Oke,Off Road Yes

PDF Print
Wednesday, 16 June 2010
ImageSEGALA MEDAN: New suzuki SX-4 diajak melibas jalur light off-road di Gunung Pancar, Sentul, Jawa Barat, Sabtu (12/6) lalu. Mobil yang mengalami minor change ini cukup tangguh untuk diajak berkotor-kotor.

SUZUKISX-4 sangat diminati masyarakat karena mobil jenis ini sungguh cocok dengan kondisi jalan di Indonesia. Tidak heran,Suzuki SX-4 kerap dijuluki raja segala medan. Pantaskah julukan itu?

Untuk membuktikan pantas atau tidaknya julukan tersebut, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memberikan kesempatan kepada Seputar Indonesia untuk menguji New Suzuki SX-4 di acara bertajuk Night Rally with New SX-4, Sabtu (12/6) lalu. New Suzuki SX-4 sendiri tidak memiliki perubahan yang signifikan dari versi sebelumnya. Perubahan lain adalah gril model sarang lebah dengan ukuran lebih besar dan motif pelek, kini palang lima. Selanjutnya pada interior ditambahkan speaker bass di dashboard tengah, tombol audio pada setir dengan pencahayaan.Juga informasi pada meter kombinasi makin lengkap dengan konsumsi pemakaian bahan bakar.

Terakhir,fitur-fitur yang benarbenar berbeda adalah lampu depan tipe high intensity discharge (HID) atau dikenal dengan xenon, yang disertai dengan autolevelling. Dengan fitur ini, lampu yang mengeluarkan cahaya putih dan lebih terang dibandingkan dengan halogen tidak menyilaukan pengemudi dari depan. Pasalnya, ketinggian sorotan lampu berubah dengan posisi ketinggian mobil dan beban yang ada di dalamnya. Misalnya,kalau muatan di belakang bertambah, biasanya menyebabkan sorotan lampu jadi tinggi. Namun dengan autolevelling, lampu diset kembali sesuai dengan standar semula. Nah, sesuai dengan tema pengujian Night Rally with New Suzuki SX-4,fitur terakhir inilah yang hendak dibuktikan ketangguhannya.

Berdasarkan undangan yang Seputar Indonesia terima, mobil New Suzuki SX-4 itu akan diuji melalui tiga metode,yakni on road, off road, dan night rally. Jadi, julukan raja segala medan yang dipegang mobil ini memang dipertaruhkan. Direktur Marketing Sales PT SIS Hendro Nugroho mengatakan, rute Jakarta-Gunung Pancar-Jakarta hampir sama ganasnya dengan rute test driveSuzuki SX-4 versi pertama tahun lalu yakni di Makassar- Manado.“Setelah kami observasi, rute yang paling mirip dengan Manado-Makassar itu memang setidaknya ada di Jakarta ke Gunung Pancar,”kata Heru. Diketahui,Gunung Pancar adalah Taman Wisata Alam yang dimiliki Kementerian Kehutanan. Lokasinya terletak hanya 10 km dari Pintu Tol Sentul Selatan.

Ada dua opsi jalan ke Gunung Pancar,yakni lewat Desa Babakan Madang dan langsung tembus ke Desa Karang Tengah lewat perumahan Sentul City. Setelah mendengarkan briefing, PT SIS akhirnya menyerahkan mobil bertransmisi manual kepada Seputar Indonesia. Tepat pukul 11.00 WIB,Seputar Indonesia akhirnya memulai sesi pengujian.

On Road Test

Sesi on road testdimulai setelah Seputar Indonesia meninggalkan gedung Wisma Indomobil di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur. Mobil langsung diarahkan masuk ke tol Jagorawi menuju pintu tol Sentul. Di dalam jalan bebas hambatan itulah New Suzuki SX-4 belum bisa dipacu dengan maksimal mengingat kondisi tol dalam kota masih padat merayap. Kemacetan pun terasa tidak terlalu mengganggu, sebab transmisi manual yang digunakan Seputar Indonesia menggunakan pedal kopling yang ringan. Namun selepas tol dalam kota, pengujian sesi on road testbaru benar-benar dimulai.

Tidak berbeda dengan versi sebelumnya, New Suzuki SX-4 memang memberikan performa yang patut diacungi jempol. Hentakan gas yang sangat responsif membuat laju kendaraan benar-benar terasa ringan.Saking asyiknya melaju, spedometer justru sudah menunjukkan angka pada 140 kilometer per jam. Tenaga maksimum 100 daya kuda pada 6.000 rpm dan torsi puncak sebesar 133 Nm di 4.000 rpm membuat akselerasi New Suzuki SX-4 terbilang responsif.

Off Road Test

Setelah keluar dari pintu tol Sentul, session off road test belum langsung dimulai. Jalur Sentul hingga desa Babakan Madang masih tergolong mulus. Meski ada beberapa hambatan, berupa jembatan yang sedikit longsor di Babakan Madang,itu tidak membuat laju New SX-4 jadi terhambat. Begitu juga ketika Seputar Indonesiasampai di Taman Wisata Alam Gunung Pancar.Perjalanan semakin menyenangkan karena jalan di lokasi wisata tersebut terhitung sangat mulus karena beraspal. Namun, pengalaman mengasyikkan itu langsung berakhir ketika Seputar Indonesia membelokkan New Suzuki SX-4 menuju resor Giri Tirta.

Di sinilah session off road test benar-benar dimulai. Jalur yang dihadapi benar-benar berbeda 180 derajat dengan jalur yang ditempuh semula. Untuk catatan saja, sedikit sekali kendaraan, baik itu mobil atau motor yang melintasi jalan ini.Wajar, karena jalur yang dihadapi memang benar-benar off road mulai dari tanah liat, bebatuan, hingga kondisi jalan yang cukup curam. Beruntung, New Suzuki SX-4 memiliki ban berukuran besar dan ground clearanceyang cukup tinggi, 175 milimeter. Jadi, Seputar Indonesiacukup percaya mobil ini mampu melintasi jalur tersebut tanpa hambatan.Di tahap-tahap awal seperti yang diharapkan New Suzuki SX-4 memang mampu melibas kondisi rute yang cukup ganas itu dengan baik.

Namun, ada sedikit hambatan ketika ban mobil tiba-tiba menggantung di salah satu rute dengan tanjakan yang cukup ekstrem. Sistem pemutar roda depan,membuat tenaga dorongan sedikit berkurang. Akibatnya, mobil terpaksa sedikit dimundurkan guna mendapatkan posisi yang ideal untuk melewati tanjakan tersebut.

Night Rally

Tes night rally adalah tes terakhir dan paling utama dari uji kendaraan yang Seputar Indonesia lakukan. Diketahui salah satu fitur utama yang paling diandalkan di New Suzuki SX-4 adalah lampu HID yang dapat disesuaikan dengan kondisi beban kendaraan (autolevelling). Sesi pengujian sengaja dilakukan pada pukul 18.00 WIB. Di waktu tersebut, kondisi jalan memang benar-benar cukup gelap mengingat tidak adanya penerangan jalan dari Giri Tirta menuju pintu keluar TWA Gunung Pancar. Untuk catatan, kondisi pengujian ini juga dilakukan dengan kondisi jalan yang off road yang semakin ekstrem.Jalur yang dipakai untuk keluar adalah jalur masuk yang telah dijalani sebelumnya namun menjadi lebih berat karena sore harinya TWA Gunung Pancar diguyur hujan lebat.

Jadi, kondisi jalan berbatuan akan semakin licin sedangkan kondisi jalan tanah liat akansemakinberatuntukditempuh. Namun, hambatan seperti itulah yang memang diharapkan untuk menguji ketangguhan ketika pertama kali dijalankan, lampu HID benar-benar membantu menerangi kondisi jalan yang gelap gulita. Pendaran lampu mampu menyinari sudut-sudut gelap yang seharusnya tidak dapat dijangkau. (wahyu sibarani)

KPK Usulkan Dana Rp575 Miliar

PDF Print
Wednesday, 16 June 2010
JAKARTA(SI) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan anggaran sebesar Rp575,6 miliar untuk program kerja tahun 2011.


Anggaran itu di antaranya untuk pemberantasan tindak pidana korupsi sebesar Rp170,4 miliar,pembangunan gedung KPK Rp150 miliar, dan pelaksanaan tugas teknis lain sekitar Rp405,2 miliar. Usulan alokasi anggaran tersebut disampaikan dalam agenda Rencana Kegiatan dan Anggaran KPK Tahun 2011 saat rapat kerja (raker) Komisi III dengan KPK di Gedung DPR,Jakarta,kemarin.“Rencana anggaran belanja sebesar Rp575,6 miliar untuk tahun 2011,” ungkap Wakil Ketua KPK M Jasin. Raker KPK dan Komisi III DPR hanya dihadiri M Jasin dan Haryono Umar.Keduanya merupakan pimpinan KPK Bidang Pencegahan.

Menurut Jasin,anggaran tahun 2011 ini meningkat 25,26% dari anggaran lembaga antikorupsi itu pada 2010. Kenaikan tersebut disebabkan karena beberapa hal.Pertama,kenaikan belanja pegawai senilai 8,46% dari Rp219 miliar pada 2010 menjadi Rp238 miliar pada 2011.Kedua,anggaran belanja modal pada 2011 sebesar Rp150 miliar,termasuk rencana pembangunan gedung KPK di lahan yang telah mendapat izin penggunaan dari Menteri Keuangan sebesar Rp100 miliar dari total rencana Rp190 miliar. Selain membuat anggaran pengeluaran, KPK juga menjabarkan rencana penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari penanganan kasus tindak pidana korupsi dan gratifikasi untuk tahun 2011.

Tercatat PNBP yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp49,908 miliar.PNBP tersebut berasal antara lain dari pendapatan uang pengganti tindak pidana korupsi yang di-te-tapkan pengadilan sebesar Rp22 miliar, pendapatan uang sitaan hasil korupsi yang telah ditetapkan pengadilan Rp16,5 miliar dan pendapatan gratifikasi yang ditetapkan KPK menjadi milik negara Rp2,8 miliar. Selain itu juga berasal dari pendapatan jasa lembaga keuangan atau jasa giro senilai Rp2 miliar dan pendapatan penjualan hasil lelang tindak pidana korupsi sebesar Rp1,1 miliar.“KPK tidak menggunakan PNBP yang dihasilkan untuk kegiatan operasional. Seluruh PNBP disetor ke kas negara,”jelas Jasin.

Sementara itu, anggota Komisi III DPR Gayus Lumbuun menyatakan, pihaknya akan menggelar rapat internal untuk membahas rencana anggaran yang diminta lembaga antikorupsi itu.Saat ini,Komisi III belum memutuskan apakah anggaran tersebut disetujui atau tidak.“ Nanti kita akan mengadakan rapat internal,tentu akan mempertimbangkan apakah anggaran itu disetujui atau tidak,” ungkap Gayus ketika dihubungi tadi malam. Gayus menyatakan, anggaran yang dikeluarkan negara untuk sebuah institusi harus berbasis kinerja. Artinya,KPK harus bisa meningkatkan kinerja jika ingin anggaran tersebut dipenuhi.

“Yang jelas, fraksi kami (PDIP) akan mendukung kinerja KPK.Untuk itu,kami juga akan mendukung peningkatan anggaran KPK,”tandasnya. Terkait dengan rencana PNBP yang dihasilkan KPK, Gayus mengatakan, jumlah tersebut masih terlalu kecil. Sebab, tugas pokok KPK adalah mengembalikan uang negara dari tangan koruptor. (rd kandi) 
 
http://www.seputar-indonesia.com

PRT Menjadi Isu Internasional

PDF Print
Wednesday, 16 June 2010
JAKARTA (SI) – Perlindungan terhadap pembantu rumah tangga (PRT) diangkat ke ranah internasional, yakni pada sidang International Labour Conference (ILC) di Jenewa,Swiss.


Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar yang hadir dalam sidang tersebut mengatakan,Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) segera membentuk komite nasional yang bertugas menyiapkan kajian khusus sebagai bahan persiapan untuk penetapan konvensi ini pada tahun depan. Isu PRT ini disepakati dalam sidang ILC sebagai konvensi melalui voting. Awalnya,isu ini menjadi perdebatan panjang karena banyak delegasi yang meminta isu ini hanya menjadi rekomendasi dan bukan konvensi. Indonesia, kata Muhaimin, sejak awal menyatakan perlindungan kepada PRT mesti didukung penuh baik dalam bentuk konvensi maupun rekomendasi.

“Indonesia akan memaksimalkan momen ini untuk meningkatkan perlindungan TKI yang bekerja di luar negeri,” katanya dalam rilis yang diterima harian Seputar Indonesiakemarin. Sidang ILC kemarin memasuki tahap pleno untuk menetapkan secara resmi agenda yang sudah disepakati bersama dan pembahasan beberapa agenda tambahan seperti krisis finansial, perluasan lapangan kerja, dan peningkatan kerja produktif. Secara kese-luruhan, sidang ILC akan berakhir hingga tanggal 18 Juni mendatang. Disela rapat, Menakertrans bertemu dengan Menteri Tenaga Kerja Iran Abdol Reza Sheikh ol- Eslami.Kedua belah pihak menyatakan kesiapannya untuk melakukan pembahasan awal penempatan TKI sektor formal di Iran.

”Kerja sama ini merupakan bagian dari kerja sama internasional kita dengan Iran,”ujar Menakertrans. Indonesia memilih Iran sebagai salah satu negara penempatan TKI formal karena kedua negara memiliki kerja sama bilateral yang panjang.Kesamaan budaya serta kepentingan di tingkat global mendorong kedua negara untuk semakin mempererat kerja sama di level kerja sama multilateral. Wakil Ketua Komisi IX DPR Irgan Chairul Mahfiz menuturkan, Komisi IX DPR menyetujui kembali untuk membahas RUU Perlindungan PRT dalam masa sidang 2010.

”Komisi IX DPR memahami tuntutan berbagai kelompok masyarakat untuk tetap memprioritaskan RUU Perlindungan PRT dalam Prolegnas tahun 2010,”jelasnya. (neneng zubaidah) 
 
http://www.seputar-indonesia.com

SBY Kumpulkan Pengurus Demokrat

PDF Print
Wednesday, 16 June 2010
AKARTA (SI) – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengumpulkan sejumlah pengurus Partai Demokrat periode 2010-2015 di kediaman pribadinya,Cikeas,Selasa (15/6) lalu.


SBY yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini memberikan arahan kepada para calon pengurus tersebut agar menjaga soliditas partai hingga lima tahun ke depan. Calon pengurus yang dipanggil menghadap Presiden SBY adalah pengurus inti di jajaran Dewan Pimpinan Pusat, Dewan Pembina,dan Dewan Kehormatan. “Kemarin malam dikumpulkan Pak SBY di Cikeas. Kami diberikan pengarahan sebelum menduduki jabatan baru.Pak SBY meminta semuanya menjaga soliditas dan bersama-sama bekerja untuk membangun dan membesarkan partai,”kata Wakil Ketua MPR Melani Leimena Suharli yang kembali menjadi anggota Dewan Pembina Partai Demokrat.

Mantan Ketua Umum Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) ini menuturkan,dalam pertemuan itu nama-nama pengurus yang baru dipanggil satu persatu. Tetapi, tidak semua posisi dipanggil karena masih ada beberapa pos yang masih menunggu konfirmasi kesediaan personel. Salah satunya Koordinator KontraS Usman Hamid yang diplot untuk menjadi Sekjen Departemen Hukum dan HAM. Para calon pengurus baru yang dikumpulkan di Cikeas umumnya para kader senior partai.Menurut Melani,hadir ketua umum terpilih Anas Urbaningrum, Marzuki Alie yang diplot menjadi Wakil Ketua Dewan Pembina dan Andi Mallarangeng sebagai Sekretaris Dewan Pembina.Tampak pula pengusaha Hartati Murdaya yang masuk sebagai anggota Dewan Pembina.

Dikumpulkannya para calon pengurus Demokrat oleh SBY di Cikeas menjadi tahap akhir sebelum susunan pengurus resmi diumumkan hari ini di Kantor DPP Partai Demokrat. Dua pengusaha yang disebutsebut akan memperkuat Partai Demokrat, Rachmat Gobel dan Sandiaga S Uno, tidak tampak dalam pertemuan tersebut. Hal itu menandakan juga bahwa keduanya tidak jadi masuk dalam kepengurusan. Tidak ada alasan jelas kenapa Partai Demokrat urung memasukkan kedua pengusaha tersebut. Padahal sebelumnya Sandiaga S Uno disebut-sebut akan menjabat bendara umum dan Rachmat Gobel sebagai anggota Dewan Kehormatan.“Tidak benar saya diminta untuk menjadi bendara umum. Belum ada pembicaraan resmi untuk itu,” kata Sandiaga saat ditemui di pembukaan Munas II PKS di Hotel Ritz Carlton.

Mantan anggota Tim Pemenangan Anas Urbaningrum, Saan Mustopa mengatakan,pengumuman pengurus baru akan dilakukan hari ini pukul 14.00 WIB.“Pengurus sudah hampir jadi. Pengumuman akan dilakukan oleh ketua umum besok (hari ini) siang di Kantor DPP. Setelah itu diumumkan, semuanya akan jelas,”katanya. Saan menyatakan, setelah susunan pengurus Partai Demokrat periode 2010-2015 diumumkan, semuanya akan menjadi jelas, tidak ada lagi spekulasi nama-nama yang akan menduduki jabatan di Partai Demokrat. “Karena sejumlah pengusaha tidak jadi masuk dalam susunan pengurus, kemungkinan besar hanya sejumlah aktivis yang akan masuk dalam susunan pengurus,” kata anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat ini.

Aktivis yang kemungkinan akan masuk dalam struktur pengurus Partai Demokrat adalah Koordinator KontraS Usman Hamid, mantan Direktur Eksekutif Imparsial Rachlan Nasidik, Ketua Dewan Tani Indonesia Ferry Juliantono, serta mantan aktivis mahasiswa angkatan 1999 Sarbini. “Di antara nama-nama aktivis itu ada yang masih menunggu konfirmasi. Partai Demokrat berkomitmen untuk memberikan ruang kepada orang-orang independen.Kami memberikan kesempatan pada mereka biar nanti kalau masuk, mereka bisa langsung memberikan warna,”katanya.

Anggota Tim Formatur Jhonny Allen Marbun menegaskan, masuknya para aktivis ke dalam kepengurusan Demokrat ini bukanlah upaya untuk melemahkan daya kritis LSM terhadap pemerintah. Masuknya para aktivis itu karena Demokrat adalah partai terbuka yang memberikan kesempatan kepada siapa pun yang memenuhi persyaratan untuk bergabung. “Mereka masuk karena kita memiliki kepentingan yang sama, untuk sama-sama memperjuangkan kepentingan rakyat.Demokrat ini kan rumah rakyat,wajar kalau kami menerima semua komponen,” tegasnya. Jhonny menampik bahwa lamanya kepengurusan ini karena ada tekanan dari kubu tertentu yang menginginkan porsi yang lebih besar.

Menurut Jhonny, setelah kongres,kubu-kubu itu sudah tidak ada lagi. Semuanya telah bersatu menjadi kader Demokrat.“Sudah tidak ada kubu-kubu. Ini kan kemenangan bersama,yawajar kalau kemenangan itu dinikmati bersama- sama. Kan kalau kuenya dibagi rata, rasanya akan lebih nikmat,” tegasnya.Menurut Jhonny, pendekatan dalam penyusunan kepengurusan ini adalah akomodatif dengan dasar kompetensi. Semua kubu diberi proporsi untuk masuk, tetapi tidak semua nama disetujui. (helmi firdaus)  
 
http://www.seputar-indonesia.com

Pansel Pimpinan KPK Tetap Kirim Dua Nama

PDF Print
Wednesday, 16 June 2010
JAKARTA (SI) – Ketua Panitia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel KPK) Patrialis Akbar menegaskan,tetap akan memilih dua nama untuk dikirimkan ke Komisi III DPR.


Dari dua nama itu, selanjutnya akan dipilih satu nama untuk menggantikan pimpinan KPK sebelumnya Antasari Azhar.”Pansel akan tetap kirim dua nama. Dari 285 yang sudah melengkapi berkas, akan dipilih dua orang untuk ikut uji kelayakan dan kepatutan di DPR. Kita masih berpatokan pada aturan perundang-undangan yang ada,” tegas Patrialis Akbar di Jakarta kemarin. Pernyataan Patrialis ini disampaikan terkait usulan Komisi III DPR yang meminta agar Pansel mengirimkan lebih dari tiga nama. Dengan demikian,Komisi III bisa memilih tiga nama sekaligus sebagai calon pimpinan KPK. Di mana, satu nama disiapkan untuk menggantikan Antasari Azhar,dan dua lainnya sebagai pengganti Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah yang kini berstatus tersangka.

Menurut Patrialis, Pansel belum bisa memberikan kepastian apakah akan memberikan tiga nama sekaligus,yang otomatis mengirimkan enam nama ke Komisi III DPR.Menurut mantan anggota Komisi III DPR ini, jabatan kosong terdiri atas dua kategori. Yakni, kosong karena pemberhentian secara tetap dan sementara. Yang perlu dicari gantinya,menurut Patrialis, adalah jabatan kosong karena pemberhentian secara tetap.”Sampai hari ini, belum ada yang namanya pemberhentian sementara. Karena belum ada pemberhentian sementara,maka tidak ada pemilihan lain kecuali untuk pemberhentian tetap yang satu orang itu,”tandasnya.

Patrialis juga menjelaskan, uji kelayakan dan kepatutan akan digelar sekitar Agustus 2010.Sebelum proses itu, kata dia, Pansel akan menggunakan waktu satu bulan guna melakukan investigasi sekaligus menerima tanggapan dari masyarakat terkait nama-nama capim KPK yang lolos pada tahap administrasi. Mengenai perdebatan lama jabatan pimpinan KPK terpilih, Patrialis menyatakan,pemerintah tetap mengusulkan empat tahun. Sebab,ujarnya,hal ini merupakan perintah undang-undang. Sementara itu, pakar hukum tata negara Universitas Gadjah Mada (UGM) Fajrul Falaaq mendukung sikap tegas Pansel yang tetap mengirimkan dua nama. Sebab, menurut dia,sampai saat ini belum ada keputusan presiden untuk memberhentikan Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

Menurut Fajrul, usulan sejumlah anggota Komisi III DPR yang menginginkan agar Pansel mengirimkan tiga nama sekaligus, belum menjadi keputusan resmi komisi. Sebab, pendapat itu masih para dalam tataran pendapat individu.”Kalau pendaat itu sudah atas nama kelembagaan, baru disikapi,” tegasnya. Sekretaris Pansel KPK Achmad Ubbe menyatakan, Pansel akan memberikan toleransi selama lima hari untuk pendaftar yang belum melengkapi berkas.Kebijakan ini dilakukan mengingat masih banyak pendaftar yang belum melengkapi berkas pendaftaran. “Toleransi hanya bagi pendaftar yang sudah memiliki nomor tapi belum lengkap.Masih banyak yang belum melengkapi, hanya kurang satu berkas seperti NPWP, surat pernyataan,dan mereka jauh-jauh dari daerah,”ungkapnya.

Ubbe membantah tudingan, jika perpanjangan waktu tersebut karena ada beberapa nama yang direkomendasikan pansel namun belum melengkapi berkas pendaftaran.” Itu tidak benar, semuanya sama. Kebijakan ini untuk mengakomodasi mereka yang belum lengkap dan kebanyakan dari daerah,”tandasnya. (m purwadi) 
 
http://www.seputar-indonesia.com

10 Hakim Daftar Calon Pimpinan KY

PDF Print
Wednesday, 16 June 2010
JAKARTA(SI) – Jelang akhir masa pendaftaran calon pimpinan Komisi Yudisial (KY),sejumlah hakim mulai meramaikan bursa pencalonan.


Hingga minggu ke empat pendaftaran, sebanyak 10 hakim mulai dari hakim agung, hakim militer, tata usaha Negara (TUN), hingga pengadilan negeri mulai menyerahkan berkas pendaftaran. “Dari unsur hakim sudah ada 10 orang, bahkan di antaranya ada yang dari hakim agung aktif. Sisanya, mantan hakim Mahkamah Konstitusi, hakim tinggi, TUN, sampai pengadilan negeri. hakim militer juga ada,” ungkap Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Pimpinan KY Harkristuti Harkrisnowo di Jakarta,kemarin.

Kesepuluh hakim tersebut di antaranya, Hakim Agung Abbas Said; mantan Hakim Konstitusi Maruarar Siahaan; Hakim Militer Utama Agus Dwiyono; mantan Ketua PN Banten Sanim Djarwadi; mantan Hakim Ketua PT Sumatera Barat Suparno; mantan Hakim Ketua PT Banten Nasroen Yasabari; dan mantan hakim Lintong Oloan Siahaan. Sampai Rabu (16/6) kemarin, terhitung jumlah pendaftar yang sudah melengkapi berkas mencapai 82 orang. Pendaftar masih didominasi dari kalangan akademisi sebanyak 32 orang. Disusul dari kalangan advokat sebanyak 24 orang, hakim 10 orang, pegawai negeri sipil (PNS) 7 orang, jaksa tiga orang,dan sisanya berasal dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan swasta. Bahkan dari nama-nama itu terdapat satu nama yang masih menjabat sebagai anggota KY, yakni Chatamarrasjid.

Koordinator Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia KY ini mendaftarkan diri untuk menduduki jabatan KY periode 2010–2014. Harkristuti yakin, memasuki dua hari terakhir jumlah pendaftar akan bertambah banyak. Mengingat, masih banyak sosok-sosok kompeten dan berintegritas tinggi yang belum mendaftarkan diri.”Mereka biasanya mendaftar jelang penutupan. Namun, saya yakin namanama yang diharapkan pasti akan mendaftarkan diri,”ungkapnya. Mantan Hakim Agung Benjamin Mangkoedilaga berharap agar KY mendatang menjadi lembaga yang terhormat dan disegani para hakim. Untuk mewujudkan itu,KY harus diisi oleh mantan atau calon hakim yang benar-benar memiliki kemampuan, keberanian, dan kejujuran.”Saat ini, komisioner KY kurang disegani.Mendatang, mereka harus benar-benar disegani,”tandas Benjamin.

Untuk mewujudkan harapan itu, mantan anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) ini bahkan merekomendasikan lima nama ke Pansel Pimpinan KY. Kelima nama itu langsung didaftarkan ke Pansel KY.Mereka adalah Lintong Oloan Siahaan,Abbas Said, FX Johanes Sukiman,dan Agus Junaidi. (m purwadi) 
 
http://www.seputar-indonesia.com

Rabu, 16 Juni 2010

PPP, PKB, Gerindra Pertahankan 2,5 Persen


JAKARTA - Pertarungan parpol besar dengan parpol kecil dalam pembahasan PT (parliamentary threshold) bakal seru. Partai medioker, seperti PPP, PKB, dan Gerindra, akan berjuang mempertahankan PT 2,5 persen seperti saat ini. Menurut mereka, batas suara untuk mendapatkan kursi DPR tersebut sudah cukup sehingga tak perlu dinaikkan.

"Kalau toh akan dinaikkan, ya 3 persen," kata Ketua DPP PPP Lukman Hakim Saefuddin di Jakarta Sabtu (29/5). Dia secara terang-terangan menolak usul Demokrat yang menginginkan PT 5 persen. Menurut dia, PT yang terlalu tinggi itu berpotensi memunculkan parpol-parpol lokal. Jadi, secara nasional, suatu parpol tidak memiliki wakil di DPR.

"Apakah setting kepartaian dan keparlemenan kita akan menoleransi parpol lokal? Itu harus dicermati dengan memperhatikan keutuhan NKRI," tuturnya.

Lukman meminta persoalan tersebut dikaji lebih dalam dan komprehensif. Bukan hanya terkait dengan besaran PT, tapi juga mencakup lingkup pemberlakuannya. "PT itu hanya berlaku nasional atau sampai DPRD" tegas wakil ketua MPR tersebut.

Wasekjen DPP PKB Hanif Dhakiri juga menilai usul syarat PT menjadi 5 persen terlalu berlebihan. Menurut dia, di banyak negara demokrasi, PT yang disyaratkan agar parpol bisa duduk di parlemen hanya 2-3 persen. "Saya khawatir, justru terjadi pembunuhan aspirasi demokrasi jika dipaksakan," ujar sekretaris Fraksi PKB di DPR tersebut.

Dia menyatakan, angka 2,5 persen, seperti yang saat ini digunakan, masih cukup moderat. Penyederhanaan partai sebenarnya juga sudah diraih dari batas tersebut. "Saya yakin bahwa suara partai-partai pada 2014 up and down. Jadi, sangat mungkin berkurang lagi dari sembilan yang ada sekarang," papar dia.

Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani menyampaikan bahwa partainya tidak keberatan terhadap semangat penyederhanaan parpol. Tapi, prosesnya tidak boleh sampai memberangus aspirasi parpol tertentu.

Meskipun menuturkan tidak keberatan bila PT naik, Muzani menyebut batas 2,5 persen sebenarnya sudah cukup optimal. "Itu saja tidak gampang diperoleh partai-partai politik," ungkap dia.

Dia mengingatkan, dalam Pemilu 2009 hanya sembilan parpol yang sukses melenggang ke Senayan. Sementara itu, puluhan parpol lain gagal mencapai PT. Bahkan, ada parpol yang sudah berguguran. "Sebenarnya, angka itu (2,5 persen, Red) relatif sudah oke. Cukup efektif untuk mengurangi parpol," ucap dia.

Muzani menambahkan, bisa saja PT tetap 2,5 persen, tapi pemberlakuannya bersifat nasional. Gerindra siap untuk mendukung alternatif jalan tengah itu. "Jadi, PT berlaku secara nasional dari atas ke bawah, bukan hanya DPR," terangnya. Menurut dia, titik kompromi dengan pertimbangan rasional perlu dicari. "Kami sebenarnya tidak ingin terlibat dalam angka dulu. Sebab, itu masih awal sekali untuk dibicarakan," tegasnya. (pri/bay/dyn/c11)
 
http://www.jpnn.com

PPP Minta DPR Waspada dengan Wacana Dirut PLN Soal Listrik Gratis

Minggu, 13/06/2010 16:07 WIB
Muhammad Nur Hayid - detikNews


Jakarta - PPP memiliki pandangan lain soal usulan Dirut PLN Dahlan Iskan yang ingin menggratiskan listrik untuk orang miskin. Sekjen PPP Irgan Chairul Mahfiz menilai usulan Dahlan itu masih belum jelas, karenanya harus dikaji lebih detail dan serius.

"Wacana itu memang menarik, tetapi jika mau dibuat keputusan, harus benar-benar dikaji secara serius dan detail. Jangan sampai nanti menimbulkan masalah baru," kata Irgan kepada detikcom, Minggu (13/6/2010).

Menurut wakil ketua Komisi IX ini, wacana yang dilontarkan Dahlan memang sangat menggiurkan. Meski PLN kehilangan sekitar Rp 1,5 triliun yang merupakan pendapatan listrik dari rakyat miskin, tetapi pemerintah bisa meraup sekitar Rp 30 triliun dari penghilangan subsidi bagi orang kaya,

"Intinya perlu kajian mendalam, jangan sampai seperti kasus BLT yang kemudian juga membebani negara juga," terangnya.

Selain itu, wacana itu juga harus dihitung pula efek psikologis dari penghapusan subsidi PLN bagi orang kaya. "Jangan sampai nanti malah membuat gejolak baru, parbrik-pabrik malah beroperasi dan berakibat terjadinya PHK. Jadi hati-hati dengan wacana itu," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Dirut Utama PLN Dahlan Iskan menantang para politisi di Senayan untuk menggratiskan masyarakat miskin mendapatkan aliran listrik.

Dasar usulan Dahlan adalah dengan memberikan seluruh subsidi kepada golongan masyarakat miskin (pengguna 450 MW) dan pembayaran normal atau sebesar biaya produksi listrik (Rp 1.000 per kwh) oleh golongan lain, maka PT PLN akan kehilangan dana sebesar Rp 1,5 triliun tetapi dapat penerimaan sekitar Rp 30 triliun.

"Saya challenge (tantang) ke DPR, kenapa yang miskin nggak dikasih gratis. Biarin saya dibilang gila, tapi kalau mau mementingkan yang miskin, ya, dikasih gratis saja," tegasnya dalam forum dengan wartawan di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Sabtu (12/6/2010) kemarin.

(yid/irw)

http://www.detiknews.com

Kiai PPP Restui Edo Pimpin DPW Jatim

SURABAYA - SURYA- Rencana pencalonan Mujtahidur Ridho (Edo) ternyata berpeluang besar direstui para kiai berpengaruh PPP di Jatim. Di antaranya, KH Alawy Muhammad, KH Fawaid As’ad, KH Sumli Fadeli, KH Makin Harun, KH Maimun Adnan, serta Wakil Gubernur Jatim sekaligus Ketua PBNU Saifullah Yusuf.
Seperti yang diinginkan pengurus DPC-DPC yang mendukung Edo, para kiai tersebut menginginkan adanya perubahan di internal PPP. Yakni, PPP kembali besar dan benar-benar menjadi partai yang menjalankan ajaran Islam.
Hal itu diungkapkan Ketua tim pemenangan Edo, Abdul Fattah kepada Surya beberapa hari lalu. Menurut Fatah, mereka menginginkan perubahan yang dalam arti kata butuh seorang pemimpin muda yang bisa mengayomi semua pihak, ternyata setelah dipertimbangkan itu adalah Edo. Dia saat ini menjadi pengurus Balitbang DPP PPP.
“Selama dua tahun ini Gus Edo inten menghubungi DPC. Dia juga bisa diterima dikalangan pemerintahan, dekat dengan kekuasaan serta idealismenya juga bagus untuk mengembangkan PPP ke depan. Itu yang diharapkan cabang-cabang,” papar Fatah.
Saat ini, kata Fatah, sudah ada 29 DPC mendukung pencalonan cucu menantu KH Wahab Chasbullah (pendiri NU) ini. Di antaranya Surabaya, Pamekasan, Sampang, Sumenep, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Nganjuk, Kabupaten/Kota blitar, Kabupaten/Kota Kediri, Trenggalek, Tulungagung, Pacitan, Bojonegoro. Pernyataan itu setelah Edo mengunjungi mereka satu persatu maupun melakukan pertemuan bersama. “kami sudah melakukan pertemuan per wilayah maupun secara keseluruhan,” katanya.
Sementara, calon ketua lainnya, Mujahit Ansori siap maju jika dicalonkan oleh DPC-DPC. Namun, hingga saat ini ia mengakui belum melakukan penggalangan bersifat masif. “Tapi sebagai pengurus sering turun ke bawah yang saya lakukan menjadi modal,” kata Mujahit.
Ia tidak ingin melakukan penggalangan secara vulgar. Sebab, tindakan itu tidak sesuai dengan prinsip partai. “Yang melakukan penggalangan secara masif ada dua calon, yaitu Musyafak (pelaksana ketua DPW dan Edo),” ungkapnya.
Mujahit hanya memiliki nilai tawar supaya DPC memilihnya dalam bentuk gagasan, pikiran, idealisme untuk membesarkan partai agar kembali pada khittah, etika dan asas kepartaian Islam.niks

http://www.surya.co.id

Muswilub PPP Belum ada kepastian

SURABAYA -SURYA- Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswilub) DPW PPP Jatim rencananya digelar pertengahan Juni ini. Namun, panitia Muswilub belum menetapkan kapan tanggal kepastiannya.
Ketua tim pemenangan calon ketua Mujtahidur Ridho (Edo), Abdul Fatah mengaku hingga saat ini belum mendapatkan kepastian pelaksanaan Muswilub PPP nanti. Padahal, kalau pertengahan Juni, mestinya sudah ditetapkan tanggal pelaksanaannya. Ia pernah mendapatkan informasi bahwa DPP PPP minta pelaksana tugas ketua DPW meminta jadwal Muswilub digelar tanggal 15 Juni.
Bagaimana kalau melewati batas tanggal itu? Kata Fatah, “Kalau panitia nanti melewati tanggal itu, berarti mereka melanggar perintah DPP,” ujar Fatah yang juga Wakil Ketua Biro Pemenangan PPP Jatim, Jumat (4/6).
Pengakuan itu juga diungkapkan oleh salah satu panitia Muswilub, Mujahit Ansori. Politisi asal Madura yang rencananya juga meramaikan persaingan bursa calon ketua DPW ini mengatakan, kepanitiaan Muswilub belum diputuskan oleh panitia secara keseluruhan. “Yang jelas akan dilaksanakan di bulan Juni ini,” kata Mujahit. niks

Pernyataan Ketua DPC PPP Depok Versi Muscablub Menyesatkan

DEPOK, (PRLM).- Ketua terpilih DPC PPP Kota Depok versi Muscablub, Rusdi Madari, mengatakan belum menentukan dukungan dalam pemilukada. M. Triyono bersama Nirwana, pengurus DPC PPP Kota Depok, menilainya pernyataan tersebut menyesatkan. Pasalnya, kepengurusan sebelumnya yang diketuai Istiqori telah merekomendasikan Yuyun-Hasbulah. Bahkan, sebelumnya sudah masuk dalam koalisi 12 atau koalisi pangeran (PPP, PAN. PDIP).
“Kalau Rusdi Madari ngomong belum menentukan pilihan, itu adalah pernyataan yang menyesatkan kader PPP. Pernyataan itu tidak benar,” ujarnya kepada wartawan, di Perumahan Depok Mulya I, Rabu (2/6).
Menurut Triyono, meskipun terpilih dalam muscablub kepengurusan Rusdi belum mendapatkan surat keputusan (SK) dari DPW PPP Jawa Barat. ”Jika belum ada SK, maka kepengurusan yang dipimpin oleh Istiqori masih berlaku,” tegas Tri.
Di tempat yang sama, Nirwana juga menilai bahwa Muscablub dilandasi untuk membangun citra dan konsolidasi di tubuh PPP Depok. Jika hanya karena berebut SK untuk dukung dalam pemilukada, maka DPW PPP akan menggantung SK tersebut. Yang diharapkan dalam Muscablub, sambungnya, adalah membangun kepengurusan di tingkat PAC dan ranting di 11 Kecamatan.
Lebih jauh lagi, imbuhnya, dapat mengkonsolidasikan ke semua pengurus dan kader di tingkat level paling bawah. “Jika usulan Muscablub hanya sekadar akal-akalan untuk memberikan dukungan pada pemilukada, maka DPW akan menggantung SK tersebut,” tuturnya.
Bahkan, imbuhnya, pernyataan Rusdi terkesan menampilkan citra PPP yang hipokrit dan cenderung tidak konsisten. Dampaknya, secara langsung berpengaruh pada citra dan kontituen. Dari pernyataan tersebut, sambungnya, puluhan pengurus ranting, baik di bawah PAC Sukmajaya, PAC Limo dan Cimanggis akan turun menggugatnya. Pasalnya, dalam pemilukada telah melakukan finalisasi dan memutuskan. Rekomendasi, imbuhnya, dukungan untuk Yuyun Wirasaputra dan Hasbulah. Rahmat.
Nirwana menegaskan, berdasarkan AD/ART PPP di bawah pimpinan Surya Darma Ali telah merekomendasikan nama Yuyun Wirasaputra dan Hasbulah Rahmat. Keduanya, diperkuat dengan keputusan DPW untuk diusung sebagai calon walikota dan wakil walikota Depok. Rekomendasi dari DPW telah diberikan kepada DPC pada masa Istiqori. Berdasarkan SK DPP nomor: 020/SK/DPP/C/IV/2006 tanggal 6-4-2006. “Dari SK ini kan jelas, Yuyun-Hasbulah harga mati,” tandasnya. (A-163/das)***

http://www.pikiran-rakyat.com

Nurhadi, Pimpin DPC PPP Kabupaten Cirebon

Selasa, 8 Juni 2010 - 18:24 WIB
| More
Nurhadi, 
Pimpin DPC PPP Kabupaten Cirebon CIREBON (Pos Kota) – Nurhadi, seorang usahawan garam, akhirnya dipercaya memimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Cirebon hingga Desember 2011 mendatang.
Nurhadi dikukuhkan memimpin partai berlambang Ka’bah itu setelah melalui pemilihan secara langsung pada Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) bertempat di Bandung, Jawa Barat.
Pada Muscablub yang berlangsung demokrasi tersebut, Nurhadi memperoleh suara mutlak dari 71 hak suara yang berasal dari 36 Pimpinan Anak Cabang (PAC) di Kabupaten Cirebon. Nurhadi menyingkirkan dua kandidat lainnya, Syahdurofik dan H Nasirudin, yang perolehan suaranya sangat jauh dari Nurhadi.
Ketua DPW PPP  Jawa Barat, H Nu’manul Hakim  dalam kesempatan itu membeberkan, dalam sejarah keberadaan PPP sejak tahun 1973 lalu, baru kali ini terjadi Muscablub, yakni terjadi di Kabupaten Cirebon.
Meski mengaku kaget pada saat awal adanya usulan Muscablub tersebut, namun DPW PPP menyikapinya secara bijak sehingga kemudian memberikan rekomendasi dilaksanakannya Muscablub tersebut. Yang penting menurutnya, fenomena yang terjadi itu semata-mata bertujuan untuk membesarkan PPP di masa mendatang.
Pria yang akrap disapa Nu’man ini mengungkapkan, dengan terbetuknya kepengurusan yang baru ini, diharapkan kedepan kekisruhan di dalam tubuh PPP Kabupaten Cirebon segera berakhir. “Sekarang kita menata tujuan dan amanah partai ke depan,” tegasnya.
Sementara itu, Moch. Mansur Wakil Sekretaris DPC PPP Kab. Cirebon hasil Muscablub, mengungkapkan setelah terpilihnya ketua defenitif maka seluruh pengurus dan kader di tuntut untuk kerja extra guna  memajukan PPP Kedepan.
“Siapa pun orangnya yang berada di bawah naungan PPP harus satu haati dan bersinergi untuk memajukan dan membesarkan partai,” tuturnya.(darman/dms)

http://www.poskota.co.id

Perebutan Keursi PPP Jatim, Mengerucut Dua Calon

  • Rabu, 9 Juni 2010 | 09:00 WIB

SURABAYA - SURYA- Perebutan kursi ketua DPW dalam Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswilub) PPP Jatim mulai mengerucut dua calon kuat. Mereka sudah masif melakukan penggalangan dukungan ke DPC-DPC.
Dua calon tersebut adalah Mujtahidur Ridho (Edo) dan Musyafak Noor, pelaksana tugas ketua DPW PPP Jatim. Nama Hafid Maksun (anggota Majelis Pertimbangan Pusat PPP) yang sebelumnya disebut-sebut ikut bertarung ketika dikonfirmasi menyatakan tidak bersedia. Sedangkan Mujahit Ansori mengaku belum melakukan penggalangan dan masih menunggu dukungan DPC-DPC.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Panitia Pelaksana Muswilub Mujahit Ansori, Selasa (8/6). Mujahit mengatakan, gerak penggalangan yang mereka lakukan sudah mulai terasa dan nampak. Mereka melakukan pendekatan ke kiai PPP dan DPC-DPC.
“Saya ini sebagai kader, sewaktu waktu diminta ya saya siap. Tapi, hingga saat ini saya belum melakukan langkah masif, sedang mereka sudah bergerak,” papar Mujahit di Surabaya.
Mujahit mengatakan, perkiraan Muswilub akan digelar tanggal 26 atau 27 Juni ini. Karena, disaat itu tidak ada DPC yang sibuk melakukan pemilihan kepala daerah. Sehingga mereka bisa kosentrasi ke Muswilub. “Saya mendengar DPP juga menyetujui tanggal itu,” katanya.
Sulit Laksanakan Tugas
Hafid menilai kerja Musyafak akan semakin berat untuk membesarkan partai jika terpilih nanti karena dia sekarang terpilih menjadi wakil bupati Gresik. Di sisi lain, kata Hafid, DPW ruang kerjanya selevel provinsi dan yang dikontrol partai adalah kinerja gubernur. Andai Musyafak terpilih, kemungkinan terjadi konflik kepentingan. “Kalau tidak mau menyikapi pemprov, maka akan merusak partai. Karena itu, seandainya Musyafak jadi ya harus ada mekanisme melakukan itu,” tukas mantan ketua DPW PPP ini.
Ia berpesan supaya dua calon tersebut nanti bertanding secara sehat. Jangan sampai menggunakan cara-cara arogan dan di luar tatakrama Islam. “Bahkan, tolong jangan sampai ada money politics (politik uang). Kalau itu dilakukan, PPP akan hancur. Pengalaman sudah terjadi,” katanya.niks

Rumah Ketua Ranting PPP Situbondo Dirusak

TEMPO Interaktif, Situbondo - Rumah Syaifus Somad, 52 tahun, Ketua Ranting Partai Persatuan Pembangunan Desa Tenggir, Kecamatan Panji, Situbondo, Jawa Timur, dirusak oleh sekelompok orang tak dikenal.

Kaca jendela bagian depan rumah serta beberapa genteng pecah akibat dipukul dengan batu bata.

Menurut Somad, perusakan rumahnya itu terjadi pada Rabu dini hari, sekitar jam 1.30 WIB, saat warga desanya sudah terlelap. Tiba-tiba, kata Somad, dia dikejutkan oleh suara kaca jendela dan genteng pecah. Berikutnya, disusul suara seng di atap rumah yang dipukul berulang kali. "Ada sekitar 20 kali pukulan," kata Somad saat dihubungi Tempo, Rabu (2/6).

Lelaki yang memiliki dua anak itu, langsung keluar rumah. Saat dia berada di halaman, dia melihat sekitar 10 orang memakai topeng dan jaket abu-abu kabur meninggalkan rumahnya. Ada yang lari, serta empat orang lainnya kabur mengendarai dua sepeda motor.

Somad menceritakan, hampir semua tetangga  langsung berdatangan karena  mendengar keributan di rumah Samad.

Lelaki yang mata pencahariannya sebagai petani itu mengaku, kejadiaan tersebut baru pertama kali menimpa dirinya. Dia menduga kuat perusakan rumahnya itu bernuansa politis menjelang Pilkada Situbondo yang akan berlangsung 22 Juni mendatang. "Saya tidak pernah punya musuh," ujarnya.

Somad menyebut, kerugiaan materiil tergolong kecil. Namun, anak dan istrinya saat ini masih syok dan tidak berselera makan. Dia menambahkan, pihaknya langsung melaporkan kejadiaan itu ke Polsek setempat.

Kepala Polsek Panji Ajun Komisaris Kasman mengatakan, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. "Belum tahu apakah motifnya politik atau yang lain," katanya  kepada Tempo.

Menurut dia, polisi hanya membawa barang bukti kaca yang pecah. Alat pemukul kaca, kata dia, belum bisa teridentifikasi. "Belum tahu mukulnya pakai apa. Tiba-tiba kaca sudah pecah," katanya.
IKA NINGTYAS

Berbalik Arah, PPP Dukung Dana Aspirasi Rp 15 Miliar

Selasa, 15/06/2010 11:36 WIB
Elvan Dany Sutrisno - detikNews



Jakarta - Sekjen PPP Irgan Chaerul Mahfidz menegaskan sikap partainya yang tidak lagi mempersoalkan usulan Golkar soal dana aspirasi Rp 15 miliar. Namun PPP berharap mekanisme realisasi anggaran itu tidak lagi berada di tangan pemerintah.

"Sepanjang bukan dikerjakan oleh DPR, saya kira tidak masalah. DPR bukan eksekusi program, tapi hanya mengesahkan besaran anggaran. Realisasinya di Pemerintah," kata Irgan kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (15/6/2010).

Menurut Irgan, anggaran aspirasi sudah dibahas di Panja DPR. Sejumlah mekanisme sudah diubah termasuk realisasinya. PPP tidak keberatan jika dana aspirasi dilaksanakan sesuai arahan SBY.

"Saya kira bukan berarti dalam bentuk dana. Itu hanya program yang diusulkan DPR. Kan masuk kepada sistem anggaran tidak berarti DPR yang melaksanakan," jelas Irgan.

Irgan menambahkan, tugas utama DPR bukan pada alokasi anggaran. Irgan mengingatkan rekannya di DPR agar mulai fokus menggarap tugas legislasi. "Kalau dalam bentuk dana aspirasi jelas PPP menolak, tapi kalau dikerjakan pemerintah tidak masalah," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Badan Anggaran DPR Harry Azhar Aziz menyampaikan bahwa usulan dana aspirasi sudah selesai dibahas di Panja. Usulan akan segera disampaikan kepada Presiden SBY usai disahkan dalam rapat Paripurna DPR 17 Juni nanti.
(van/yid)

Perolehan Suara Partai Islam dalam Pemilu Terus Turun

[ Rabu, 16 Juni 2010 ]
Antisipasi, PPP Percepat Muktamar

JAKARTA - Partai-partai Islam mulai menata diri untuk menghadapi Pemilu 2014. Bukan hanya PKS yang kini mengadakan musyawarah nasional (munas). PPP pun sudah bersiap mempercepat agenda muktamar dari 2012 menjadi 2011.

"Kami kini mengusahakan menjadi 2011. Semua dilakukan demi persiapan pemilu yang lebih matang," ujar Wasekjen DPP PPP M. Romahurmuziy dalam diskusi di gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin (15/6). Dia menyatakan, keinginan tersebut hampir menjadi keinginan bersama di internal PPP.

Namun demikian, dia menuturkan belum bisa memastikan jadwal agenda percepatan muktamar itu. "Masih bergantung rangkaian konsolidasi internal partai, bergantung komitmen teman-teman di daerah juga," tambahnya.

Romi -sapaan akrabnya- lantas memaparkan bahwa konsolidasi di tingkat kepengurusan wilayah dan cabang di seluruh Indonesia saat ini didorong untuk bisa selesai pada Februari 2011. Jika hal itu tercapai, sangat terbuka kemungkinan muktamar dilaksanakan pada Juni 2011.

"Semangat itu muncul karena belajar dari pemilu sebelumnya. Kalau persiapan lebih matang, kami yakin bahwa suara PPP jauh meningkat," ujarnya.

Pemilu 2014 memang akan jadi pembuktian kembali partai-partai berbasis massa Islam, termasuk PPP. Berdasar catatan, perolehan suara partai Islam itu secara keseluruhan terus turun. Pada Pemilu 1999, total perolehan mereka masih 42 persen. Namun, pada pemilu berikutnya, suara total partai-partai tersebut mulai digerogoti partai berbasis nasionalis dan hanya mencapai 39 persen.

Puncaknya, pada Pemilu 2009, total perolehan suara yang tersisa hanya 29 persen. Bersamaan dengan penurunan tersebut, tidak ada satu pun partai berbasis massa Islam yang mampu menembus angka 10 persen. PKS yang memiliki suara tertinggi di antara partai Islam lain pun hanya memperoleh sekitar 8 persen suara.

Ketua DPP PKS Mahfudz Siddiq menilai, menurunnya perolehan suara partai Islam pada tiga kali pemilu tersebut disebabkan sejumlah persoalan di internal partai masing-masing. "Bisa ditingkatkan jika partai Islam menyadarinya dan segera mencari solusi," kata Mahfudz dalam diskusi yang sama.

Direktur Eksekutif Indobarometer Muhammad Qodari membenarkan bahwa persoalan utama partai Islam memang berasal dari faktor internal. Dia mencontohkan sejumlah partai yang memiliki potensi konflik sejak didirikan. Di antaranya, PPP dan PKB. "Mereka punya cacat bawaan sejak lahir," terang dia.

Dengan kondisi tersebut, dia pesimistis partai-partai Islam itu mampu meningkatkan suara pada Pemilu 2014. (dyn/c11/tof)

http://www.jawapos.com

PLN Lakukan 1,5 Juta Sambungan Listrik Baru per Tahun

Rabu, 16 Juni 2010 - 11:31 wib
text TEXT SIZE :  
Andina Meryani - Okezone
ilustrasi
JAKARTA - Pemerintah melalui PT PLN (Persero) akan melakukan 1,5 juta sambungan listrik pelanggan baru per tahun untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dari 65 persen menjadi 80 persen pada 2024.

Untuk itu, diperlukan tambahan Investasi yang dibutuhkan untuk meningkatkan investasi kelistrikan termasuk rasio elektrifikasi mencapai sekira USD9 miliar USD per tahun.

Pemerintah menargetkan rasio elektrifikasi pada 2014 mencapai 80 persen dimana saat ini rasio elektrifikasi baru mencapai 66 persen. Dengan rasio saat ini maka diperkirakan masih terdapat sekira 19 juta rakyat Indonesia yang belum menikmati listrik.

”Elektrifikasi di bawah 100 persen itu menunjukkan masih cukup banyak bagian rakyat, yakni sekira 19 juta  yang belum teraliri listrik”, ujar Menteri ESDM Darwin Z Saleh sebagaimana dikutip dari situs resmi Kementerian ESDM di Jakarta, Rabu (16/6/2010).

Untuk memenuhi kebutuhhan investasi kelistrikan, termasuk peningkatan rasio tersebut yang mencapai sekira USD9 miliar USD per tahun, Pemerintah selain akan meminta dukungan DPR RI untuk penambahan anggaran juga peran serta pihak swasta baik dalam maupun luar negeri.(adn)
(rhs)

http://economy.okezone.com

Sempat Mati Suri, Batik Tulisnya Kini Tembus Rp150 Juta/Bulan

Rabu, 16 Juni 2010 - 11:38 wib
text TEXT SIZE :  
Sugeng Wahyudi - Okezone
Santoso Hartono Foto: Koran SI
USAHA batik tulis Lasem yang sekarang digeluti Santoso Hartono sempat mati suri. Santoso lantas menghidupkannya lagi hingga dapat berkembang seperti saat ini.

Tahun 2004 bagi Santoso menjadi masa yang tak bisa dilupakan dalam perjalanan hidupnya menjadi pengusaha batik. Tahun itu adalah awal baginya memulai lembaran baru karena memutuskan menikah.

Di saat itu pula, dia yang masih menganggur lantaran baru saja kehilangan pekerjaan di Jakarta memberanikan diri untuk mengambil alih usaha kerajinan batik tulis Lasem yang dikembangkan keluarganya secara turun-temurun.

“Sewaktu saya pulang, usaha kerajinan batik keluarga seperti tengah menuju kebangkrutan. Saya yang sudah memiliki kewajiban menafkahi keluarga memberanikan diri untuk mengelolanya,” ungkap pria yang terlihat ramah ini.

Sebelum memutuskan hijrah ke kampung halaman, Santoso mengaku lama merantau di Jakarta. Di Ibu Kota, Santoso mengaku bekerja apa saja. Semasa perantauannya tersebut dia bahkan sempat digaji Rp45 ribu per bulan.

“Masa-masa sulit di Jakarta terkadang membuat saya miris sendiri saat mengingatnya. Syukur sekarang semuanya sudah berubah,” tutur pria yang berpembawaan sederhana ini.

Awalnya memang tak mudah bagi Santoso yang buta tentang batik, menyelami dunia yang sama sekali baru. Tapi,dengan modal tekad dan keyakinan serta niat meneruskan bisnis keluarga, Santoso yakin dengan jalan yang telah diambilnya. Jalan pertama yang dia ambil untuk meneruskan bisnis keluarga adalah dengan mengumpulkan perajin.

Kebetulan, banyak perajin batik yang sempat bekerja dengan keluarganya memilih keluar karena bayaran yang tak sesuai, imbas dari kembang kempisnya usaha. Setelah mengumpulkan perajin, Santoso berusaha meningkatkan bayaran mereka. Tujuannya agar perajin fokus bekerja menghasilkan produk berkualitas. Upaya yang dilakukan Santoso sebenarnya mengandung risiko karena usahanya belum berkembang. Namun, Santoso berpendapat lain.

Menurutnya, upah perajin mesti diperbaiki dulu sehingga mampu menghasilkan produk berkualitas yang nantinya memiliki nilai jual tinggi. Benar saja, upaya Santoso ternyata berhasil. Perlahan namun pasti, usaha batik Lasem kembali berdenyut.

Itu bisa terlihat dari bertambahnya perajin binaan Santoso yang awalnya hanya bisa dihitung dengan jari, kini telah mencapai 300-an perajin. Produk yang dihasilkan pun semakin beragam dengan aneka motif dan corak menarik. Sekira 300 perajin yang menjadi binaan Santoso setidaknya mampu memproduksi beragam corak dan motif batik. Setiap perajin membutuhkan waktu empat hari untuk menyelesaikan satu produk.

Ada juga yang menyelesaikan satu produk selama sebulan dengan rata-rata tiap perajin menghasilkan satu produk selama sepuluh hari, bergantung motif yang dia kerjakan serta tingkat kesulitannya. Tak elok rasanya jika bicara kesuksesan Santoso menghidupkan kembali usaha batik tulis Lasem tanpa mengetahui latar belakang perkembangan batik Lasem sendiri di daerah asalnya, Karanganyar, Semarang.

Dari cerita yang beredar, perkembangan batik Lasem berawal dari pedagang perantauan Tionghoa yang datang ke wilayah Lasem. Mereka berdagang dan memengaruhi sistem perekonomian di wilayah Lasem. Warga masyarakat Lasem umumnya adalah pembatik dan hasil batikannya dijual sebagai komoditi perdagangan yang cukup ramai.

Melihat peluang ini, pedagang Tionghoa mencoba masuk ke sistem perdagangan batik dan memengaruhi corak batik di daerah ini. Awalnya batik dengan corak gaya Tionghoa diperuntukkan untuk perempuan Tionghoa yang sudah berumur dan biasanya dikenal sebagai batik encim.

Pengaruh corak Keraton Solo dan Yogyakarta kemudian juga memengaruhi batik Lasem.Ini terbukti dengan adanya motif kawung dan parang. Sedangkan pengaruh wilayah pesisir adalah penggunaan warna yang cerah, cenderung ke warna merah darah. Ciri kental pada batik ini yakni terdapatnya corak hias burung hong dan binatang kilinatau singa. Selain itu, batik Lasem juga memiliki ciri khas motif latohan dan watu pecah.

Motif latohan didapat dari motif tumbuhan latoh, sejenis rumput laut yang menjadi makanan khas masyarakat Lasem. Motif watu pecah merupakan ekspresi kejengkelan warga masyarakat Lasem terhadap proyek Daendles yang banyak menelan korban jiwa.

Terkait dengan sejarah perkembangan batik tulis Lasem sendiri, Santoso mengaku tak begitu memahaminya. Santoso sebatas tahu cerita tersebut dari kisah mulut ke mulut. “Kalau Lasem itu asalnya dari masyarakat China Peranakan, saya tahu. Tapi, saya enggak tahu banyak sejarahnya.Yang saya tahu, dulu di Lasem tepatnya di Desa Kemendung ada wanita keturunan China namanya Putri Cempa. Katanya, batik Lasem itu dulu dibuat oleh keturunan Putri Cempa ini,” ungkapnya.

Apa pun itu, Santoso mengaku berusaha tetap menghargai sejarah. Terbukti dia mempertahankan ciri khas batik Lasem lainnya yakni coraknya benar-benar ditulis atau diukir sendiri oleh para perajinnya, bukan dicetak. Warna khas yang melekat, salah satunya warna yang menjadi khas masyarakat Tionghoa, merah, biru, dan hijau, juga tetap dipertahankan.

Dalam perkembangannya, Santoso melakukan inovasi.Salah satu inovasi yang dilakukan Santoso dan perajin batik Lasem lainnya adalah membuat motif yang lebih “gaul”. Kata dia, motif yang lebih disukai oleh anak muda.

Selain merangkul pasar yang lebih luas, diharapkan juga bisa mengajak generasi muda untuk mencintai produk khas dalam negeri. Upaya Santoso membuat batik tulis Lasem tampil lebih trendi ternyata turut mendongkrak omzet penjualan.

Omzet batik tulis Lasem setiap bulan kini mencapai rata-rata Rp150 juta. Angka itu belum termasuk dari penjualan yang dilakukan pada ajang pameran yang juga banyak diikuti Santoso. Seperti saat mengikuti gelaran pameran Inacraft 2010 atas fasilitas Bank Rakyat Indonesia.

Batik tulis Lasem yang menjadi mitra binaan Bank BRI memang kerap diikutkan dalam beragam pameran, baik di daerah maupun skala nasional.Menurut Santoso, upaya Bank BRI mengikutkan usahanya di ajang pameran, selain memberikan bantuan kredit,  juga sangat membantu perkembangan bisnisnya terutama dari segi promosi.

Di tengah persaingan bisnis batik yang semakin ketat, seiring keputusan UNESCO yang menetapkan batik sebagai warisan leluhur bangsa yang patut dijaga dan dipelihara, batik tulis Lasem terus melakukan inovasi agar produknya tetap diterima masyarakat.

Dengan sekira 1.000 motif dan 600 gambar belum terproduksi, batik tulis Lasem berupaya untuk terus memanjakan konsumen, terutama pencinta batik dalam negeri. Santoso optimistis, dengan sekira 600 gambar yang belum terproduksi, ke depan batik tulis Lasem akan lebih berkembang.

Terlebih batik tulis Lasem menyasar semua kalangan konsumen. Mulai dari harga termurah Rp100 ribu hingga harga termahal yang mencapai Rp1,5 juta. Santoso berharap, makin berkibarnya batik Lasem juga semakin mendekatkan cita-citanya untuk mengenalkan produknya hingga ke mancanegara. (adn)
(rhs)

http://economy.okezone.com

Menko Perekonomian Diminta Tegur Dirut PLN

Rabu, 16 Juni 2010 - 12:09 wib
text TEXT SIZE :  
Candra Setya Santoso - Okezone
Foto: Koran SI
JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI desak Menko Perekonomian Hatta Rajasa untuk menegur Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero/PLN), terkait wacana listrik gratis bagi pelanggan 450 VA-950 VA.

Pasalnya, wacana yang digelontorkan oleh orang nomor satu di perusahaan listrik pelat merah ini, dinilai tidak memiliki dasar hukumnya.

Menurut Anggota Komisi VI DPR RI Refrizal, mempertanyakan landasan wacana menggratiskan listrik bagi pelanggan 450 watt. "Pak Menko jangan sampai wacana-wacana ini dikeluarkan di masyarakat. Mohon ditegur (Dirut PLN). Jangan sembarangan berwacana. Tolong disampaikan," ujarnya, dalam Rapat Kerja Gabungan antara Komisi IV, VI, dan VII serta pemerintah dan pimpinan BUMN di Gedung DPR RI, Rabu (16/6/2010).

Dijelaskannya, wacana tersebut dinilai tidak sesuai dengan kondisi sosial-ekonomi yang saat ini masih belum stabil. "Dari mana itu? (usulan listrik gratis)," tandasnya.

Sebagaimana diketahui bahwa Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN/Persero) Dahlan Iskan telah mencabut pernyataannya, terkait penggratisan pelanggan listrik 450 VA. Hal tersebut dilakukannya karena di bawah tekanan anggota Komisi VII DPR yang menentang pernyataan dirut PLN tersebut. Kondisi ini bak menjilat ludah sendiri.

"Dengan tidak ada opsi gratisan dari Pak Menteri, itu sama saja saya mencabut statement itu," ungkap Dahlan kemarin. (adn)
(rhs)

http://economy.okezone.com

800 Pengusaha Turki Berminat Investasi di RI

Rabu, 16 Juni 2010 - 13:48 wib
text TEXT SIZE :  
Insaf Albert Tarigan - Okezone
Kepala BKPM Gita Wirjawan. Foto: Heru Haryono/Okezone.com
JAKARTA - Indonesia sedang menjajaki kemungkinan adanya penandatanganan kerja sama dengan Turki pada kunjungan bilateral Presiden SBY ke Turki akhir Juni mendatang.

Bahkan, pada acara bisnis forum yang diadakan Indonesia di Turki, sudah ada sekira 800 pengusaha Turki yang menyatakan minatnya untuk berinvestasi di Indonesia.

Hal ini disampaikan Kepala BKPM Gita Wirjawan, usai rapat tertutup bersama Presiden SBY mengenai persiapan materi kunjungan presiden ke Toronto, Kanada untuk menghadiri KTT G-20 dan kunjungan bilateral ke Turki akhir Juni, di Istana Presiden, Jakarta, Rabu (16/6/010).

"Di Turki, mereka sudah memberikan ekspresi minat yang luar biasa. Bahkan di acara bisnis forum yang akan kita adakan sudah ada 800 pengusahan turki yang komit untuk hadir. Kok mereka tertarik ya?" tandas Gita.

Dikatakan Gita, pengusaha Turki berminat untuk investasi di sektor infrastruktur, pertambangan, pertanian, pelabuhan dan airport. Ini dilakukannya karena Turki melihat banyaknya kesamaan di antara kedua negara.

"Secara kultur, tentu agama dan mereka justru merasa kadang-kadang seperti orang Asia dibandingkan orang Eropa dan ini sejarahnya luar biasa, di Aceh pun juga banyak keturunan orang Turki dan mereka sangat mengapresiasi ini," jelasnya.

Tentunya, Indonesia dalam dua sampai tiga bulan terakhir sangat proaktif berkomunikasi dengan pengusaha Turki ini di mana mereka sudah mengirimkan delegasi ke Indonesia.

"Kalau enggak salah hampir 90 pengusaha. Dua bulan yang lalu ke sini, dan minggu ini sudah ada beberapa pengusaha untuk rencana pertemuan di Turki. Presiden SBY dan Presiden Turki pun akan berencana hadir di acara tersebut," bebernya.

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia akan menyambangi Turki pada akhir bulan nanti, yakni 30 Juni 2010 untuk pertemuan bilateral di mana pemerintah akan mengatur pertemuan dengan pengusaha Turki.
(ade)

http://economy.okezone.com

Dahlan Iskan: Pecat Saja Saya!

Rabu 16 Juni 2010 - 11:24 wib
text TEXT SIZE :  
Candra Setya Santoso - Okezone
Dirut PLN Dahlan Iskan
JAKARTA - Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN/Persero) Dahlan Iskan membantah dengan tegas, jika ada desakan pecabutan wacana listrik gratis dengan kapasitas 450 VA-950 VA atas intervensi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Bahkan, dirinya siap dipecat jika DPR memerintahkan dirinya.

"Saya tidak merasa. Kenapa harus pakai dimarahin? Kalau tidak setuju, tidak usah marah. Pecat saja saya," ujar Dahlan, saat ditemui wartawan, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (16/6/2010).

Kendati usulannya ditolak mentah-mentah oleh anggota Dewan, Dahlan Iskan sama sekali tidak merasa kecewa. "Saya tidak pernah merasa kecewa terkait itu (wacana listrik gratis). Kenapa harus kecewa dinikmati saja yang ada," ujar Dahlan singkat.

Hal tersebut, jelasnya, sudah menjadi tanggungjawabnya, pasalnya wacana tersebut terlontar dari dirinya sendiri. Kendati telah dicabut "statement" tersebut atas desakan DPR.

"Nanti lain kali sebaiknya yang usulkan pemerintah secara formal, bukan saya pribadi yang usulkan," tandasnya.(adn)
(rhs)

http://economy.okezone.com

Hardcoustic, Leburan Metal Berpadu Akustik

Jum'at, 4 Juni 2010 - 17:48 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Ade Hapsari Lestarini - Okezone
Cover album Hardcoustic
JAKARTA - Aliran musik metal selalu identik dengan segala sesuatu yang 'keras' dan lirik tak terdengar jelas. Tapi tidak dengan yang satu ini. Aliran metal yang diakustikan kini terasa terdengar indah di telinga yang mendengarnya. Kompilasi album beraliran cadas yang bertajuk Hardcoustic ini bersatu padu, mulai dari metal hingga rock. Ke-10 band beraliran "keras" ini pun unjuk gigi memainkan instrumen khas masing-masing band mereka dalam balutan akustik. Dengar saja salah satu band cadas Innerbeauty yang lirik dan musiknya biasa terdengar begitu "meraung-raung". Dalam kompilasi ini mereka membawakan lagu berjudul Emerges bercerita mengenai hidup seseorang yang berada dalam kegelapan sehingga minta diberi petunjuk ke cahaya kebenaran. Namun jangan berpikiran negatif dulu dengan lagu ini. Maka itu, band ini dijadikan andalan dalam kompilkasi tersebut. Bisa dikatakan, album kompilasi ini adalah sebuah pembuktian dari band-band rock dan metal Indonesia yang bisa mengolah keahliannya dalam bermusik dengan maksimal, sehingga tercipta musik yang easy listening. Kendati dalam setiap band mempunyai ciri khas dan warna musik yang berbeda-beda. Karakter yang ditonjolkan setiap band pun menambah syahdu musik ini di telinga. Dentingan piano, gesekan gitar, apalagi setelah diiringi dengan string orkestra di dalam materi-materinya, membuat kalian yang mendengarnya pun jadi tidak jenuh. Album keluaran CSA Records ini bisa jadi pemacu band-band beraliran apapun untuk mau menunjukkan karya mereka. Serta membuka mata dan telinga orang awam untuk mau mendengarkan aliran musik cadas yang selalu menjadi minoritas ini. Ready to rock on? Track List: 1. Hitokiri - Hate 2. Innerbauty - Emerges 3. Talent of Symphony - No More Misery 4. 021 Kodusa - Essence 5. Stupidnation - Darkness Eternity 6. Master V - Gerak dan Mainkan 7. Sinusitis - Just Little Story 8. Divine - Black Cannabis 9. Master Wu - Kisah Suci 10. Friends of Mind - Sahabat. (ang)